Rata-Rata Frekuensi Harian Transaksi Saham Naik 0,85%

Pembukaan perdagangan BEI melalui aplikasi Zoom di Jakarta, Senin, 4 Januari 2021. (Tangkapan layar : Vicky Rachman/SWA).

Data perdagangan pasar modal pada pekan pertama Maret 2021 ini mencatatkan pergerakan yang cukup fluktuatif namun masih dalam kategori positif. Pada pekan ini, rata-rata frekuensi harian bursa mengalami peningkatan sebesar 0,85% menjadi 1.408.070 kali transaksi dari 1.396.236 kali transaksi pada sepekan sebelumnya. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini turut mengalami peningkatan sebesar 0,27% atau menjadi 6.258,749 poin dari level 6.241,796 poin pada penutupan perdagangan pekan sebelumnya.

Yulianto Aji Sadono, Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), mengatakan perubahan sebesar 0,05% terjadi pada kapitalisasi pasar yang senilai Rp 7.352,213 triliun dari Rp 7.355,579 triliun pada pekan lalu. “Rata-rata volume transaksi harian pada pekan ini juga mengalami perubahan sebesar 0,74%, menjadi 22,015 miliar saham dari 22,180 miliar saham pada pekan yang lalu. Perubahan sebesar 14,41% terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian sepekan menjadi Rp 14,21 triliun dibandingkan pekan sebelumnya yaitu sebesar Rp 16,61 triliun,” ucap Yulianto di Jakarta, Jumat (5/3/2021).

Investor asing pada Jumat pekan ini mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 957,06 miliar. “Sedangkan, sepanjang tahun 2021, investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp 14,209 triliun,” imbuh Yulianto. Pada pekan ini tepatnya, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap II Tahun 2021 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap II Tahun 2021 yang resmi dicatatkan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, 4 Maret 2021. Obligasi dicatatkan dengan nilai nominal sebesar Rp 2,5 triliun dan Sukuk Mudharabah dicatatkan dengan nilai nominal sebesar Rp 500 miliar

Total emisi obligasi dan sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2021 adalah 13 emisi dari 11 emiten dengan nilai sebesar Rp 11,85 triliun. Total emisi obligasi dan sukuk tercatat di BEI saat ini berjumlah 475 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 427,10 triliun dan US$ 47,5 juta yang diterbitkan oleh 130 emiten. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 141 seri dengan nilai nominal Rp 4.076,55 triliun dan US$ 400 juta. Selain itu, tercatat Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 11 emisi senilai Rp7,25 triliun.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)