Reksa Dana RHB Fixed Income Fund 2 Ditargetkan Terjual Rp300 Miliar

Saat ini pasar obligasi yang sedang bergairah dan diterbitkannya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 1/POJK.05/2016 tentang Investasi Surat Berharga Negara Bagi Lembaga Jasa Keuangan No-Bank, mendorong perusahaan fund management tergiur merilis produk reksa dana baru. Salah satunya adalah PT RHB Asset Management Indonesia meluncurkan Reksa Dana RHB Fixed Income Fund 2 pada tanggal 20 Juli 2016. Di hari peluncurannya, produk anyar ini telah berhasil menghimpun dana kelolaan sebesar Rp118 miliar dari masyarakat dan tanggal 31 juli 2016 meningkat jadi Rp138 miliar.

“Sampai awal Agustus ini, dana yang terhimpun dari penjualan Reksa Dana RHB Fixed Income Fund 2 mencapai Rp142 miliar, sedangkan sampai akhir tahun 2016 kami targetkan mencapai Rp300 miliar,” ujar Rima Suhaimi, Presiden Direktur PT RHB Asset Management Indonesia.

(tengah berkacamata) Rima Suhaimi, Presiden Direktur PT RHB Asset Management Indonesia. (tengah berkacamata) Rima Suhaimi, Presiden Direktur PT RHB Asset Management Indonesia.

Reksa Dana RHB Fixed Income Fund 2 adalah Reksa Dana Pendapatan Tetap yang bertujuan untuk memberikan tingkat pengembalian yang menarik melalui pengelolaan portofolio secara aktif pada Efek Bersifat Utang yang telah mendapat peringkat dari perusahaan pemeringkat Efek yang terdaftar di OJK dan masuk dalam kategori layak investasi (investment grade).

Dalam rangka mewujudkan tujuan investasinya, Reksa Dana RHB Fixed Income Fund 2 akan melakukan investasi dengan komposisi portofolio investasi minimum 80% dari Nilai Aktiva Bersih nya pada Efek bersifat Utang yang diterbitkan oleh Pemerintah Republik Indonesia dan/atau Badan Usaha Milik Negara yang masuk dalam kategori layak investasi (investment grade).

Menurut Rima, reksa dana ini menyajikan proposisi nilai baik bagi investor yang berusaha untuk memanfaatkan potensi dan peluang investasi di surat berharga negara. Melalui reksa dana ini, kami memanfaatkan potensi pertumbuhan pasar obligasi khususnya obligasi negara.

“Reksa dana ini juga merupakan jawaban dari PT RHB Asset Management Indonesia atas kebutuhan investor Institusi yang terikat dengan kewajiban yang diamanatkan oleh Peraturan OJK No.1/2016 ataupun rancangan revisinya untuk berinvestasi di Surat Berharga Negara dan Obligasi BUMN, serta merupakan pilihan yang ideal bagi investor individual yang ingin ikut menikmati manfaat pertumbuhan pasar obligasi negara dengan nominal minimal investasi yang sangat terjangkau, yaitu Rp100 ribu,” jelasnya.

Dalam memasarkan Reksa Dana RHB Fixed Income Fund 2, selain mengerahkan tenaga pemasaran internal, PT RHB Asset Management Indonesia juga akan menjalin kerja sama dengan beberapa Agen Penjual Reksa Dana (APERD) agar Reksa Dana RHB Fixed Income Fund 2 dapat dijangkau oleh Masyarakat Pemodal secara lebih luas.

Sebagai investasi dengan jangka waktu yang relatif panjang di pasar dan mengingat hasil investasi serta potensi keuntungannya, Reksa Dana RHB Fixed Income Fund 2 diharapkan dapat membantu meningkatkan stabilitas industri reksa dana dan menjadi salah satu peran nyata PT RHB Asset Management Indonesia dalam berkontribusi bagi pertumbuhan Ekonomi Bangsa, khususnya investasi dalam negeri.

Rima menjelaskan, dana kelolaan RHB Asset Management Indonesia saat ini mencapai Rp4,3 triliun dan akhir tahun 2016 ditargetkan menjadi Rp5 triliun. “Meliha antusiasme masyarakat dan harga reksa dana yang terjangkau, kami optimistis dapat mencapai target,” Rima menegaskan. Kini, RHB Asset Management Indonesia berada di posisi no 19 dengan aset dana kelolaan berbentuk reksa dana dan portofolio discretionary untuk pemodal institusi dan perorangan, baik lokal maupun internasional. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)