Rights Issue ALDO Lepas 216 Juta Saham

Direksi PT Alkindo Naratama Tbk pada RUPSLB di Jumat, 8 Oktober 2021. (Foto : ALDO).

PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) memperoleh persetujuan untuk melakukan aksi korporasi berupa Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue dari pemegang saham yang diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (8/10/2021). Perseroan siap melepas sebanyak 216 juta saham atau setara 19,7% melalui mekanisme penawaran umum terbatas (PUT) II.

Presiden Direktur ALDO, H. Sutanto menyatakan perseroan berencana untuk melakukan peningkatan kepemilikan saham dalam anak usaha, yaitu PT Swissfex Naratama lndonesia (Swisstex) dan PT Alfa Polimer lndonesia (API) masing-masing dari 51% menjadi 99%, dengan membeli saham secara langsung dari pemegang saham lama di Swisstex dan APl. “Dengan mekanisme inbreng antara saham rights issue dengan saham milik pemegang saham dalam Swisstex dan APl,” ujar Sutanto di Jakarta.

Manajemen ALDO berharap aksi korporasi berupa rights issue ini dapat mendukung pertumbuhan bisnis perseroan sehingga akan berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan dan  memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham. Sutanto, pada keterangan tertulisnya ini, menyebutkan hasil aksi korporasi itu akan digunakan untuk menambah kepemilikan 48% saham anak usaha “Yakni PT Swisstex Naratama Indonesia (Swisstex), sebanyak 705,12 juta saham dan pembelian 48% saham PT Alfa Polimer Indonesia (ALFA) atau sebanyak 587,52 juta saham dan sisanya dalam bentuk kas sekitar 12,2% untuk modal kerja perseroan,” ungkapnya.

RUPSLB itu juga telah menyetujui rencana penerbitan waran seri I maksimum 35% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh. Waran seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang HMETD untuk melaksanakan haknya. Namun, apabila pemegang tidak melaksanakan HMETD dan waran seri I, maka terdilusi sebesar sebesar 23,08%. Rencana rights issue dan penerbitan waran ini akan dilaksanakan oleh ALDO setelah mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sebagai informasi, hingga Semester I-2021, kontribusi penjualan dari anak usaha PT Swisstex Naratama Indonesia (Swisstex) yang bergerak pada segmen kimia tekstil sebesar Rp 111,2 miliar. Sedangkan penjualan segmen polimer dari anak usaha PT Alfa Polimer Indonesia (ALFA) tercatat mengalami peningkatan tertinggi sebesar 46,3% (year on year/yoy) atau mencapai Rp 111,9 miliar salah satunya sehubungan dengan meningkatnya permintaan produk-produk furnitur dan mebel di pasar dalam negeri dan luar negeri, terutama di Amerika Serikat.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)