Saran Menteri Darmin Kepada Bursa Efek Indonesia

Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, mengatakan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk memanfaatkan perkembangan era digital melalui platform elekronik dalam menggaet para investor dan emiten dari seluruh Indonesia. Pasalnya saat ini para investor dan emiten hanya berpusat di DKI Jakarta saja.

img-20161230-wa0024

“Keikutsertaan investor dan emiten saat ini belum tersebar dengan merata di Indonesia,” ujarnya dalam sambutan di penutupan perdagangan akhir tahun 2016 Bursa Efek Indonesia.

Dengan menggunakan platform elektronik nantinya bisa memberikan edukasi kepada masyarakat di daerah untuk menjadi investor di pasar modal sehingga mereka mengetahui manfaat dari melakukan investasi di pasar modal.”Adanya platform elektronik ini juga bisa melakukan efisiensi sehingga tidak perlu membuka kantor cabang di daerah,” jelasnya.

Menurutnya, teknologi tersebut diharapkan bisa membuka akses dan menjemput bola menawarkan dan mendorong masyarakat di daerah menjadi investor. Hal ini disampaikan Darmin karena ia melihat bahwa tahun ini, BEI hanya berhasil menggaet 15 emiten untuk melantai di bursa. Jumlah perusahaan yang Initial Public Offering (IPO) hanya 15 tersebut merupakan yang terendah selama 7 tahun terakhir.

Nantinya dengan adanya platform elektronik, harapannya ke depan akan banyak emiten dan investor yang masuk ke Bursa Efek Indonesia. Serta pasar modal Indonesia bisa lebih maju dan berkembang. “Ini menjadi modal utama untuk mengembangkan mobilisasi dana untuk pembangunan Indonesia di masa mendatang,” ujarnya menegaskan.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)