Sawit Sumbermas Berkomitmen Membayar THR Pegawai Lebih Awal

Perkebunan sawit SSMS. (Foto : Istimewa)

PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) akan membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2021 lebih awal. Tahun lalu, kewajiban perseroan yang berkantor pusat di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah itu, ditunaikan tepat waktu. “Ini komitmen perusahaan yang sudah bertekad bertumbuh bersama karyawan. Karyawan adalah aset. Karena kondisi perusahaan memungkinkan, kami membayarkan THR lebih awal, agar bisa digunakan para karyawan dan keluarga sebaik-baiknya,” kata Direktur Keuangan SSMS, Hartono Jap di Jakarta, Selasa (20/4/2021).

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menetapkan Tunjangan Hari Raya (THR) pada hari raya Lebaran tahun ini harus dibayar secara penuh dan tepat waktu oleh pengusaha kepada para tenaga kerjanya. Kemenaker mewajibkan pembayaran tunjangan hari raya (THR) dilakukan secara penuh sepekan sebelum atau pada H-7 Lebaran. Hal ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian THR Keagamaan Tahun 2021 Bagi Pekerja atau Buruh di Perusahaan. Kemenaker sudah berdiskusi tripartit nasional dan Dewan Pengupahan Nasional serta berkomunikasi intensif dengan para serikat pengusaha dan buruh dalam kesepahaman soal THR 2021.

Hartono, dalam keterangan tertulisnya ini, mengatakan komitmen SSMS melakukan pembayaran THR untuk karyawan SSMS yang lebih awal dari H-7 Lebaran tahun 2021 itu juga mengindikasikan kinerja keuangan SSMS yang tetap terjaga positif. “Sekaligus menegaskan manajemen perusahaan bisa menjaga performance di tengah badai pandemi Covid-19 yang memasuki tahun kedua. Meski kondisi eksternal lumayan berat, perseroan dapat mencetak laba menjanjikan,” ujar Hartono.

Perkonomian global di tahun 2020 dihadapkan dengan guncangan keras akibat pandemi Covid-19. Bagusnya, karena penyebaran virus yang dikabarkan berasal dari Wuhan, Hubei, China itu, tidak menjadi halangan untuk terus menjaga stabilitas operasional dan keuangan dalam meningkatkan performa perusahaan. SSMS mengedepankan sinergi antarlini, sehingga terjalin harmonisasi yang membuat perseroan semakin kuat menghadapi situasi sepanjang tahun 2020.

Emiten perkebunan dan pengolahan kelapa sawit ini, tetap mencatatkan peningkatan pendapatan 22,4% sepanjang tahun 2020. Berdasarkan laporan keuangan 2020, pendapatan SSMS bertambah dari Rp 3,28 triliun pada 2019 menjadi Rp4,01 triliun pada 2020. Jika ditilik lebih jauh, laba bersih perseroan tercatat melesat ribuan persen.  Laba bersih perseroan itu bahkan meningkat jauh sampai 4.836,9% year on year (yoy). “Laba bersih SSMS pada tahun 2019 hanya Rp 11,68 miliar. Bandingkanlah dengan keuntungan pada tahun 2020 yang mencapai Rp 576,63 miliar,” ujar Hartono.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)