Semester I 2018, Laba Bersih WOM Finance Melonjak 84%

Hingga semester pertama 2018, PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (“WOM Finance”) berhasil melakukan pembiayaan sekitar 261 ribu unit atau senilai Rp 3,9 triliun.

Penyaluran pembiayaan tersebut masih didominasi produk kendaraan sepeda motor baru sebanyak 123 ribu unit atau tumbuh 20%, kemudian disusul dengan pembiayaan multiguna jasa MotorKu dan MobilKu masing-masing sebesar 111 ribu unit atau naik 33% dan 9 ribu unit atau naik 112% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dengan demikian, piutang pembiayaan yang dikelola Perseroan naik 21% dari Rp 7.4 triliun pada periode yang sama tahun lalu menjadi Rp 8.9 triliun pada akhir Juni 2018.

Menurut Zacharia Susantadiredja, Direktur WOM Finance, atas pencapaian tersebut, WOM Finance berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 106 miliar atau meningkat 84% dari Rp 57 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan kinerja ini disebabkan perusahaan telah menjalankan serangkaian inisiatif perbaikan di awal 2018 diantaranya peningkatan kontribusi dari pembiayaan multiguna jasa (MotorKu dan MobilKu), perbaikan strategi collection dan penerapan grading untuk memberikan kualitas pembiayaan yang makin baik.

Ia menambahkan, sumber dana WOM Finance mencapai Rp 7,8 triliun dengan pinjaman bank sebesar Rp 4,4 triliun dan pinjaman obligasi sebesar Rp 3,4 triliun, jumlah tersebut meningkat sebesar 48% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sejumlah Rp 5,3 triliun.

Menurut Djaja Suryanto Sutandar, Presiden Direktur WOM Finance, perbaikan kinerja terlihat dari meningkatnya aset perusahaan, dibandingkan periode yang sama tahun lalu WOM Finance mencatatkan nilai aset mencapai Rp 9,3 triliun atau tumbuh 41% dari Rp 6,6 triliun.

Sedangkan Rasio Pembiayaan Bermasalah atau Non Performing Financing (NPF) gross membaik menjadi 2,35% pada akhir Juni 2018 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 2,84%.

Perbaikan NPF tersebut dikarenakan pengelolaan kualitas aset yang terus membaik serta kualitas pembiayaan yang lebih selektif. "Kualitas pembiayaan yang makin membaik menjadi faktor utama meningkatnya pertumbuhan kinerja perusahaan. Kami akan terus melakukan perbaikan-perbaikan dan strategi-strategi untuk pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan," katanya.

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)