SMKL Bidik Penjualan di 2022 Tumbuh 15%

Aktifitas di pabrik PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk. (Foto : Istimewa)

PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk memproyeksikan total penjualan pada 2021 ini naik sebesar 26% dan 15% tahun 2022. Hal ini karena SMKL telah mendapatkan kepercayaan dari para konsumen melalui kualitas produk yang dihasilkan. Ang Kinardo, Direktur Utama Satyamitra Kemas Lestari mengatakan, perseroan terus meningkatkan kinerja seiring dengan membuat produk-produk berkualitas yang memenuhi keinginan dan syarat dari mitra. “Oleh karena itu, kami optimistis dapat mencapai kenaikan penjualan untuk kinerja kedepannya. Kami juga telah mendapatkan kepercayaan para mitra dengan terus berkomitmen melaksanakan bisnis berkelanjutan yang dibuktikan dengan diraihnya sertifikasi Forest Stewardship Council (FSC),” tutur Ang di Jakarta, Rabu (29/12/2021).

Perseoan yang bergerak di bidang kemasan berbahan dasar karton atau kertas cokelat ini mengantongi sertifikasi FSC sebagai upaya mengimplementasikan sistem keberlanjutan yang diharapkan dapat berdampak positif bagi kinerja SMKL. “Sertifikasi FSC merupakan sertifikasi yang menyatakan bahwa produk yang digunakan ialah berasal dari hutan dengan pengelolaan yang baik dan memberikan manfaat lingkungan, sosial, dan ekonomi. Guna memenuhi sertifikasi ini,” sebut Ang.

Emiten yang sahamnya bersandi SMKL ini melakukan audit setiap tahun untuk memastikan sistem berjalan sesuai dengan ketentuan standar sertifikasi yang ada. Sertifikasi FSC ini juga salah satu upaya SMKL dalam peduli akan kelestarian lingkungan. Di sisi lain, dalam mempersiapkan era pajak karbon pada April 2022, SMKL juga berencana akan memasang solar panel untuk mengurangi penggunaan karbon di pabrik. “SMKL sangat fokus pada bisnis keberlanjutan, yang mana hal ini juga menjadi syarat beberapa kemitraan kami. Jika berjalan dengan lancar, tahun depan rencananya kami akan memasang solar panel, saat ini sedang proses kontrak dengan supplier-nya,” ungkapnya.

Menyambut era pajak karbon ini, SMKL memiliki mesin untuk collect waste paper untuk dikirimkan kembali ke pabrik kertas agar didaur ulang. SMKL pada kuartal III/2021 berhasil menumbuhkan penjualan sebesar 22% (year on year/yoy). Laba bersih setelah pajak melonjak sebesar 268,3%, yaitu sebesar Rp 72,1 miliar dari tahun sebelumnya Rp 19,6 miliar.

Kontribusi penjualan SMKL pada kuartal III tahun ini berasal dari segmen carton box sebesar Rp 872,6 miliar, offset printing sebesar Rp 355 miliar, pre-print Rp 232,8 miliar, dan rigid box Rp 73,9 miliar. Kontribusi penjualan terbesar SMKL berasal dari segmen carton box yang meningkat 23,1% dan offset printing bertumbuh 22,3%. “Oleh karena itu, SMKL optimis dapat mencapai peningkatan penjualan pada akhir tahun 2021 dan menargetkan pertumbuhan penjualan pada tahun 2022,” ungkap Ang.

Strategi perseroan adalah membangun kepercayaan yang kuat dengan setiap mitra bisnis kami untuk jangka waktu kerja sama yang panjang. Hal ini dapat diwujudkan dengan telah dipenuhinya berbagai ketentuan dari para mitra bisnis kami melalui bisnis keberlanjutan yang diterapkan SMKL dan adanya sertifikasisertifikasi yang dimiliki, salah satunya sertifikasi FSC.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)