Surge Bangun Jaringan Fiber Optik Tahap Pertama Pulau Jawa

PT Solusi Sinergi Digital Tbk. atau Surge tengah mempercepat langkah pembangunan jaringan fiber optik di sepanjang jalur rel kereta milik PT Kereta Api Indonesia (Persero). Jaringan fiber optik yang akan dibangun sepanjang 2.800 km ini terlebih dulu akan menargetkan wilayah Jabodetabek dan Bandung Raya sebagai target pertama.

CEO Surge, Hermansjah Haryono mengatakan, selain untuk melayani berbagai pelaku bisnis telekomunikasi dan internet lokal sepanjang rel kereta, pembangunan kabel serat optik tahap satu ini juga ditujukan untuk menghadirkan layanan internet lebih berkualitas dan berkapasitas besar bagi masyarakat dan pelaku UMKM di sepanjang jalur pulau Jawa.

"Karena dibangun di sepanjang jalur kereta api, tak hanya lewati kawasan industri Cikarang, tetapi pembangunan akses internet ini juga akan banyak melewati daerah pemukiman dan perumahan penduduk, sentra UMKM, bahkan kota kecil maupun desa yang ada di Jawa Tengah dan sekitarnya," jelasnya.

Ia berharap langkah ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat maupun pelaku bisnis lokal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah melalui transformasi digital. Asal tahu, hingga kini Surge telah berhasil membangun 45 km untuk wilayah jalur kereta Jabodetabek dan Bandung Raya.

Sejumlah area yang telah dilewati pembangunan jaringan fiber optik tahap pertama ini antara lain mencakup jalur Stasiun Duren Kalibata dengan Stasiun Tanjung Barat. Kemudian 8 stasiun di jalur Bandung Raya antara Stasiun Ciganea, Kabupaten Purwakarta dan Stasiun Sasaksaat, Kabupaten Bandung Barat.

Perseroan juga sudah dalam tahap penyelesaian di jalur Stasiun Manggarai dan Stasiun Cikarang, dan jalur Stasiun Manggarai dan Stasiun Cawang, yang ditargetkan selesai pada pertengahan Juni tahun ini. Fokus ini dilakukan mengingat besarnya kebutuhan akan kualitas konektivitas tinggi dari maraknya pembangunan data center oleh para korporasi di kawasan industri Cikarang.

Perseroan membagi tahapan pemasangan serat optik dengan fokus Pulau Jawa menjadi 5 tahap, yaitu: Bagian 1 dengan total 255,5 kilometer mencakup Manggarai - Bogor dan Manggarai - Cikarang dan DKI Jakarta; Bagian 2 dengan total 153,34 kilometer mencakup Cikarang - Bandung.

Bagian 3 dengan total 742 kilometer mencakup Cikampek - Semarang - Surabaya dan Merak - Rangkas Bitung; Bagian 4 dengan total 698 kilometer mencakup Bogor- Sukabumi - Bandung - Jogjakarta; dan Cirebon - Cilacap; Bagian 5 dengan total 885 kilometer mencakup Jogjakarta - Surabaya - Solo; Surabaya - Malang dan Surabaya - Banyuwangi.

Sejak akhir 2019, Surge bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk pembangunan fiber optik di sepanjang rel kereta api sepanjang 2.800 km atau di 24 stasiun yang terletak di 9 daerah operasional KAI. Pengembangan ini didesain untuk meningkatkan jaringan infrastruktur data yang sangat cepat dan stabil di pulau Jawa yang dapat memfasilitasi konektivitas internet dengan kapasitas bandwidth (jumlah maksimum data yang dikirimkan melalui koneksi internet dalam jangka waktu tertentu) sangat besar, sampai dengan 15.000 Gbps.

Kapasitas bandwidth sebesar ini dihadirkan berdasarkan studi kelayakan yang dilakukan Surge dengan PT KAI dengan memperkirakan kebutuhan bandwidth di Indonesia 10 tahun mendatang berdasarkan multiple point of presence, yakni setiap kota dan stasiun yang dilewati di pulau Jawa dan Sumatera.

"Selain mendukung peningkatan bisnis, kami harapkan pembangunan jaringan fiber optik pada juga memberikan kontribusi nyata sekaligus tingkatkan kualitas hidup masyarakat dan UMKM sekitar,” tutur Hermansjah.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)