Transformasi Digital Konsumen Menopang Pertumbuhan Laba Bersih MTDL 3,43\%

Susanto Djaja, CEO PT Metrodata Electronics Tbk. (Foto : Majalah SWA)

PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) menghimpun laba bersih di Kuartal III/2020 senilai Rp 267,7 miliar. Susanto Djaja, Presiden Direktur MTDL, menjelaskan pihaknya mengapresiasi dan bersyukur bahwa di tengah pandemi ini, perseroan masih bisa membukukan laba bersih di kuartal III/2020 sebesar Rp 267,7 miliar atau bertumbuh 3,43\% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

"Ini adalah hasil dari kerja keras berbagai pihak sehingga Metrodata dapat bertumbuh dan turut berkontribusi di tengah pandemi ini dengan membantu perusahaan‐ perusahaan dalam bertransformasi digital, salah satunya melalui delapan pilar solusi digital Metrodata,” jelas Susanto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (2/11/2020).

Emiten solusi digital dan distribusi di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK) ini memperkuat bisnis solusi dan konsultasi dengan terus melengkapi delapan pilar solusi digital Metrodata, yaitu cloud services, big data & analytics, IT security, hybrid IT infrastructure, business application, digital business platform, consulting & advisory services, dan managed services. Hal ini diiringi dengan maraknya transformasi digital pada berbagai industri di tengah pandemi Covid‐19 yang mengubah pola kerja konsumen yang mengandalkan platform digital.

Sumber : MTDL

Pada periode itu, MTDL berhasil meraih pendapatan yang stabil, sebesar Rp 10 triliun. Randy Kartadinata, Direktur MTDL menambahkan salah satu kontribusi pendapatan berasal dari peningkatan pendapatan pada unit bisnis solusi dan konsultasi sebesar 9,14\% (year on year/yoy). Unit bisnis distribusi, Metrodata juga meraih laba kotor sebesar Rp 893 miliar atau bertumbuh 7,13\%. ”Pada unit bisnis distribusi, MTDL terus memenuhi kebutuhan produk‐produk TIK seperti notebook, PC, smartphone, dan produk collaboration solution yang masih banyak diminati karena adanya kebijakan work from home dan belajar dari rumah,” ucap Randy.
Di sisi lain, terdapat keterbatasan persediaan notebook dan PC di pasar yang mengerem penjualan di unit bisnis distribusi, namun membuat kenaikan di sisi margin.

Randy melanjutkan MTDL menunjukkan posisi kas yang sangat sehat dan mencapai Rp 1,78 triliun per 30 September 2020, meningkat 212,35\% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Selain itu, pinjaman bank MTDL juga mengalami penurunan 68,97\%, menjadi Rp 20,8 miliar. Selama pandemi ini, MTDL telah melakukan upaya penagihan yang intensif lantaran seluruh tim penjualan dan penagihan telah didelegasikan untuk secara aktif menindaklanjuti tagihan kepada pelanggan, sehingga MTDL dapat memanfaatkan kas yang diterima untuk mendanai modal kerja dan belanja modal berikutnya.

Di tengah pandemi yang mengharuskan banyak perusahaan bertransformasi secara digital, membuat kebutuhan infrastruktur dan peralatan TIK sangat dibutuhkan. Metrodata melalui dua unit bisnisnya, yaitu unit bisnis distribusi yang bekerja sama dengan lebih dari 100 merek TIK ternama dunia dan unit bisnis solusi dan konsultasi yang menyediakan solusi lengkap, diharapkan dapat terus mendukung transformasi digital di Indonesia.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)