TRIS Jajaki Pengembangan Pasar Ekspor APD

Santoso Widjojo, Direktur Utama TRIS. (Foto : Istimewa)

Emiten tekstil, PT Trisula International Tbk (TRIS), menjajaki pengembangan pasar ekspor alat pelindung diri (APD) seiring dengan diperolehnya izin edar dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk produk APD yang meliputi baju hazmat dan pelindung alas kaki yang diproduksi  anak usaha TRIS, yakni PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL). Izin edar iniakan berlaku selama lima tahun ke depan. Perseroan mengantongi izin edar APD dari Kemenkes karena telah memenuhi persyaratan dengan material APD yang terbuat dari kain yang tahan air dan cepat menyerap di dalam serta desain produk dengan manset elastis, ritsleting tersembunyi, dan hanya digunakan sekali pakai.

Santoso Widjojo, Direktur Utama TRIS, mengatakan pandemi Covid‐19 ini telah menjadikan pembatasan di berbagai wilayah. “Namun, kami tetap terus berusaha memperluas pasar, sebagian besar market kami adalah ekspor yang ada di Australia dan Amerika. Jadi, saat ini kami sedang dalam usaha untuk menjajaki beberapa negara tersebut untuk ekspor APD baju hazmat dan masker non medis,” ujar Santoso dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (1/10/2020)

Ia menyebutkan izin edar APD dari Kemenkes ini merupakan upaya perseroan untuk memberikan kualitas produk yang terbaik dengan memenuhi standar yang ditetapkan. “Tujuannya adalah memberikan kepercayaan konsumen terhadap produk APD yang kami buat sesuai dengan kebutuhan,” ucap Santoso, Selain itu, TRIS juga memproduksi masker non medis yang telah didistribusikan ke berbagai daerah di Indonesia.

Produksi untuk masker non medis TRIS hingga Agustus 2020 sebanyak 9,5 juta masker. Saat ini, perseroan mulai menjajaki eskpor APD baju hazmat dan masker non medis ke beberapa negara, seperti Amerika, Australia, Inggris, dan Singapura. Selain memproduksi APD baju hazmat dan masker non medis, TRIS juga membuat pakaian formal, blazers, celana casual dan harian, pakaian seragam, pakaian olahraga, dan pakaian customized lainnya.

Saat ini TRIS bersama BELL sedang gencar dalam menjual jaket lipat yang merupakan pakaian pelindung tambahan untuk kebutuhan sehari‐hari yang terbuat dari kain sehat. “Melalui keunggulan kami untuk customized produk, TRIS dapat terus mengembangkan produknya berdasarkan kebutuhan sehingga kami dapat cepat mengikuti perkembangan,” ungkapnya.

Pandemi Covid‐19 ini menjadikan tantangan bagi perseroan dalam proses produksi maupun distribusi. “Tetapi kami bersyukur sampai saat ini tidak ada pembatalan order. Diharapkan  TRIS dapat terus berkontribusi dalam membuat produk berkualitas untuk memenuhi permintaan pasar di masa mendatang,” jelasnya.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)