Alex Pollack, Dorong Pertumbuhan Menuju ‘Satu Honeywell’

Honeywell merupakan perusahaan teknologi dan manufaktur yang terkonsentrasi pada produk dan layanan kedirgantaraan (aerospace); teknologi otomasi dan sistem control (automation and control technologies) untuk gedung, perumahan, dan kawasan industri; turbochargers; dan bahan kimia khusus (specialty materials). Bermarkas di Morris Township, N.J., Amerika Serikat, saham Honeywell diperdagangkan melalui bursa efek di New York, London, dan Chicago.

Produk dan sistem Honeywell telah didistribusikan di Indonesia sejak tahun 1974. Saat ini perusahaan yang memperkerjakan lebih dari 1.500 karyawan di Jakarta, Surabaya, Purwakarta, Batam, dan Bintan ini memiliki tiga kelompok bisnis yang beroperasi di Indonesia, yaitu Automation and Control Solutions (ACS), Aerospace, dan Perfomance Materials and Technologies (PMT).

Komplektisitas bidang bisnis yang ditekuni Honeywell membuat Presiden Direktur Honeywell Indonesia, Alex Pollack berkomitmen penuh atas kemajuan perusahaan. Dengan menjalin kerja sama yang erat dengan semua bisnis, ia bertanggung jawab memimpin pengembangan kerangka kerja untuk mendorong inisiatif pertumbuhan "satu Honeywell", termasuk melakukan ekspansi ke pasar baru, penawaran produk baru, dan mengembangkan strategi pertumbuhan organik dan non-organik. Lantas seperti apa kiprah peraih gelar Master di bidang Manajemen dari Florida State University ini? Dengan logat bahasa Indonesia yang cukup fasih dirinya menuturkannya dengan gamblang :

Alex Pollack, foto :  Gustyanita Pratiwi Alex Pollack, CEO Honey Well Indonesia (foto :Gustyanita Pratiwi)

Seperti apa background karier dan keilmuan Anda hingga bisa bergabung di Honeywell ?

Saya memiliki pengalaman yang intensif dalam pengembangan dan manajemen bisnis strategis di sektor infrastruktur listrik, minyak dan gas, serta manufaktur. Sebelum bergabung dengan Honeywell, saya menjabat sebagai Head of Technical and Industry Support di Bakrie& Brothers.

Selama enam tahun bekerja di Bakrie, saya menjabat selama empat tahun sebagai penghubung antar unit teknologi, peluang bisnis multi-perusahaan tingkat lanjut, dan mengembangkan rencana bisnis untuk kolaborasi dan kapitalisasi.

Saya juga menjabat sebagai Director of Operations selama dua tahun dan bertanggung jawab atas laba/rugi 13 perusahaan di tingkat perusahaan induk.

Di awal karier, saya bekerja di berbagai peran manajemen dan jasa teknik untuk sejumlah perusahaan termasuk McDermott, South East Asia Pipe Industries,Europipe, dan Gilbert Commonwealth. Saya meraih gelar Master di bidang Manajemen dari Florida State University, dan lulus dengan predikat magna cum laude dari Universitas LeTourneau, Texas, dengan gelar Sarjana Teknik Pengelasan.

Bisa dijelaskan apa saja yang ditawarkan Honeywell saat ini?

Pertama adalah unit bisnis Honeywell Automation and Control Solutions (ACS). Tujuh bisnis di bawah ACS menjual, membuat, dan mendistribusikan produk serta layanan bagi konsumen, bisnis, dan industri di seluruh wilayah di dunia. Bisnis ACS meliputi Environmental and Combustion Controls (ECC), Honeywell Building Solutions (HBS), Honeywell Fire Safety (HFS), Honeywell Industrial Safety (HIS), Honeywell Security Group (HSG), Honeywell Scanning & Mobility (HSM) dan Sensing and Control (S&C). Seluruh produk, layanan, dan solusi yang ditawarkan oleh ACS telah membantu untuk melindungi, mengontrol, dan mengotomasi 150 juta rumah, 10 juta gedung, ribuan fasilitas manufaktur dan kawasan industri di seluruh dunia.

Honeywell juga telah dikenal sebagai pemasok teknologi kontrol terdepan di lingkungan kilang minyak, petrokimia, pulp & paper, dan beberapa industri lainnyadi Indonesia.

Apa milestone yang diraih dari unit bisnis ACS?

Pada tahun 2011, Honeywell mengakuisisi King’s Safetywear Limited (“KSW”), perusahaan manufaktur berkelas internasional di industri sepatu untuk keselamatan kerja yang didirikan pada tahun 1965. Akuisisi ini mengembangkan portofolio produk keselamatan kerja Honeywell dan meningkatkan kepemimpinan Honeywell dalam industri ini. Sebanyak 1,000 orang karyawan bekerja di fasiltas manufaktur KSW yang memproduksi sepatu untuk keselamatan kerja berkualitas tinggi, seperti PU (Poly Urethane), PU/TPU (Poly Urethane/Thermo Plastic Poly Urethane) dan sepatu pengaman dengan sol karet luar yang telah mendapat sertifikasi standar keamanan nasional maupun internasional.

Lalu yang ditawarkan unit bisnis kedua?

Honeywell Performance Materials and Technologies adalah pengembang bahan kimia canggih serta proses teknologi dan solusi automation yang digunakan secara luas di berbagai produk berperforma tinggi, termasuk diantaranya refrigerant yang ramah lingkungan serta bahan-bahan yang digunakan untuk pembuatan produk akhir yang meliputi pelindung anti peluru, nilon, chip komputer dan kemasan obat-obatan. Proses teknologi berupa penghasil bahan bakar, diesel, bahan bakar jet, petrokimia, dan bahan bakar yang terbarukan merupakan buah hasil dari UOP,salah satu unit bisnis PMT.

Sementara itu unit bisnis PMT lainnya, Process Solutions merupakan pencetus di bisnis automation control,instrumentasi dan layanan untuk sektor migas, kilang, pulp & paper, pembangkit listrik industri, kimia dan petrokimia, biofuels, ilmu pengetahuan, serta industri metal, mineral, dan pertambangan.

Teknologi UOP Honeywell sudah dimanfaatkan secara luas di Indonesia sejak pertengahan tahun 1940-an. Saat ini lebih dari 90 persen bahan bakar bensin dan diesel yang digunakan di Indonesia diproduksi dengan menggunakan teknologi UOP. Teknologi kami juga memiliki peranan yang penting dalam industri petrokimia di Indonesia untuk memproduksi bahan kimia penting seperti ethylene, propylene, dan paraxylene. Bahkan seluruh kapasitas produksi paraxylene di Indonesia, 100 persen menggunakan teknologi yang dimiliki oleh UOP.

Pada Mei 2013 yang lalu, Honeywell memperkenalkan Experion® LX, sebuah sistem kontrol distribusi yang dilengkapi dengan proses aplikasi untuk kerja operasional skala kecil hingga menengah. Experion® LX didisain khusus untuk pabrik berukuran kecil dengan titik I/O kurang dari 5,000, satu server rekayasa, dan maksimal 15 stasiun operator yang memerlukan sebuah sistem kontrol yang mudah digunakan namun cukup kuat untuk menangani unit-unit kompleks yang ada saat ini.

Bagaimana dengan unit Aerospace?

Produk dan layanan dari Honeywell Aerospace dapat ditemukan hampir di seluruh pesawat komersil, militer, dan luar angkasa. Produk turbocharger keluaran Honeywell Aerospace juga dapat ditemukan di hampir seluruh produsen mobil dan truk di dunia. Unit bisnis Aerospace mengembangkan solusi inovatif untuk efisiensi bahan bakar yang lebih tinggi di mobil dan pesawat terbang, membuat penerbangan lebih langsung dan tepat waktu serta membuat lalu lintas landasan pacu dan penerbangan menjadi lebih aman.

Aerospace juga membuat mesin pesawat, kokpit dan elektronik kabin, layanan konektivitas nirkabel, logistik, dan masih banyak lagi. Bisnis Aerospace membuat pengalaman yang terkait dengan transportasi menjadi lebih aman, lebih cepat, dan lebih efisien.

Beberapa teknologi Honeywell aerospace, seperti IntuVue Weather Radar, TPE 331 engine, dan Bendix/King Avionics telah dipergunakan oleh berbagai penerbangan komersial, bisnis, dan militer di Indonesia seperti Garuda, Lion Air, Dirgantara Indonesia, dan TNI. Kami telah menjadi mitra pilihan PT Dirgantara Indonesia untuk penyediaan mesin TPE 331 dan avionik dimana dua teknologi ini menjadi standar di beberapa pesawat terbang yang diproduksi di Indonesia. Operator pesawatbisnis di Indonesia juga telah menggunakan avionikmilik Honeywell , seperti sistem radar, Enhanced Ground Proximity Warning System (EGPWS) danTraffic Collision Alerting Systems (TCAS) yang digunakan untuk meningkatkan keamanan. Sementara itu teknologi Honeywell lainnya seperti sistem komunikasi satelit (Satcom), telah digunakan untuk meningkatkan produktifitas dan koneksi di udara.

Di mana dealer avionik Honeywell berada dan bagaimana fasilitas manufaktur Aerospace yang dimiliki?

Honeywell memiliki dealer avionik di Jakarta dan pusat layanan mesin TPE 331 di Bandung yang merupakan satu-satunya di kawasan Asia Tenggara.Fasilitas manufaktur Honewell Aerospace di Bintan pertama kali dibuka pada Oktober 2005. Saat ini fasilitas manufaktur tersebut mempekerjakan 200 orang karyawan dan memproduksi avionik dan sistem informasi untuk pesawat bisnis dan helikopter untuk penerbangan umum. Selain itu fasilitas ini juga memproduksi produk avionik bernilai tinggi seperti EGPWS danFlight Data Management System untuk maskapai penerbangan komersial. Fasilitas manufaktur Honeywell di Bintan telah meraih sertifikasi Aerospace Standard AS9100. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)