CEO Honor: Target 60% Pasar Smartphone Kami Ada di Indonesia

Sejak Januari 2018, James Yang, Presiden Direktur Honor Indonesia, memiliki tanggung jawab untuk mengawasi keseluruhan operasional dan pengembangan bisnis Honor di Indonesia. Sarjana Ilmu Informasi dan Teknologi Optik dari Universitas Pos dan Telekomunikasi Chongqing, China itu telah berkecimpung selama 12 tahun di industri telko dengan jabatan mulai manajemen senior hingga chief executive officer di sejumlah perusahaan multinasional di beberapa negara.

Dengan pengalaman yang mumpuni, James sudah menyiapkan berbagai strategi penjualan di Indonesia. Meskipun sudah banyak merek ponsel pintar bereadar di pasaran Tanah Air kita, tidak menyurutkan tekad laki-laki berkulit putih ini untuk bersaing dengan pemain lainnya dengan mengandalkan kualitas ponsel dan aksesoris Honor unggulannya.

Lalu, bagaimana strategi James dalam meningkatkan brand awareness dan penjualan di Indonesia? Berikut petikan wawancara antara SWA Online bersama James Yang beberapa waktu lalu di Jakarta.

Bagaimana Anda melihat persaingan pasar ponsel pintar saat ini?

Sejak beberapa tahun lalu, ponsel pintar asal China semakin diminati di Indonesia. Kita tidak pernah melihat banyaknya kompetitor di luar sana, tapi kita selalu fokus pada apa yang bisa kita tawarkan kepada konsumen. Untuk memperluas market share, tentunya kita juga harus memenangkan hati dari para konsumen dengan memberikan ponsel dengan fitur-fitur terbaik.

Untuk produk terbaru, yakni Honor 10, ada keunggulan tersendiri dibandingkan dengan ponsel lainnya yakni Neural Processing Unit (NPU) yang independen. Diferensiasi Honor dengan yang brand lainnya pun akan terlihat 6 bulan ke depan terhitung dari launching Honor 10 di bulan Agustus 2018 ini.

Bagaimana positioning Honor saat ini dan segmen pasar apa yang dibidik?

Kami tidak bisa spesifikan segmentasi apa yang dapat menjadi sasaran Honor. Jika kita lihat, bahwa generasi muda atau orang yang lahir di atas tahun 1990 itu memiliki keunikan dan idenya tersendiri, baik dalam pemilihan dan penggunaan ponsel, makanan, pakaian, dan lain-lain. Namun pada umumnya, kita banyak support untuk kawula muda.

Jika mengenai market share dan penetrasinya di Indonesia, saya lihat peluangnya akan besar dan akan terus tumbuh. Masih banyak orang yang membutuhkan fitur ponsel ini di Indonesia. Saat ini, sekitar 60% hingga 80% persen orang telah menggunakan ponsel pintar dan di masa depan akan mencapai 100% pengguna ponsel pintar disertai dengan banyaknya individu yang memiliki 2 ponsel sekaligus.

Bagaimana strategi Honor dalam memenangkan hati para konsumen Indonesia?

Tahun 2018 ini adalah tahun yang penting dalam membangun fondasi yang kuat untuk menaklukan pasar Indonesia dengan membangun dan menjaring lebih luas fans Honor. Sejauh ini grup fans Honor yang sudah kami bangun ada di grup Facebook, WhatsApp, Kaskus, dan 7 platform lainnya. Kami akan bergerak cepat dalam mengomunikasikan produk dengan konsumen, membawa lebih banyak varian produk, dan membangun channel lebih luas lagi.

Komunikasi kepada konsumen merupakan hal terpenting bagi kami. Hal yang ingin kami pelajari saat ini adalah localize communication yaitu dengan belajar Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Dengan adanya channel ke Kedutaan Besar China di Indonesia juga diharapkan dapat membantu komunikasi yang lebih baik dengan masyarakat Indonesia. Saat ini, sekitar 60% pasar Honor adalah masyarakat Indonesia dan 40%-nya adalah masyarakat China.

Dalam skema business to consumer (B2C) juga masih di dominasi oleh penjualan offline sebesar 80% dan 20%-nya secara online. Menurut prediksi saya, di delapan bulan yang akan datang, penjualan secara offline masih akan tetap mendominasi. Ke depannya, kita akan membuat banyak aktifitas bersama masyarakat agar dapat meningkatkan penjualan ponsel pintar Honor. Kita juga sedang dalam proses bersama para partner untuk mengadakan Honor Super Brand Day yakni dengan penyediaan promo berupa cashback dan hadiah aksesoris seperti band, earphone, dan lain-lain dalam suatu periode dengan cara transaksi online.

Dimanakah rencana pendirian official store Honor di Indonesia?

Di tahun 2018 ini, rencana pembukaan official store Honor akan didirikan di empat kota besar yakni 2 store di Jakarta, 1 store di Bandung, dan 1 store lagi di Surabaya. Selain penjualan yang saat ini masih tersedia di marketplace, tentunya kami akan fokus juga pada pengembangan official store dikarenakan masih sekitar 90%-nya dari total pasar Indonesia masih lebih condong untuk berbelanja langsung secara offline.

Apa target Anda ke depan?

Dengan semakin besarnya fans Honor, mereka tidak ditujukan untuk penjualan atau promosi setiap produk Honor, namun lebih bertujuan membangun komunitas untuk dapat saling berbagi dan bisa dapat mengikuti event-event Honor secara gratis ditambah dengan pemberian doorprize ponsel Honor terbaru. Kami akan terus mempererat hubungan dengan mereka semua dan menjaring lebih banyak lagi fans Honor.

Saat ini Honor tidak hanya menyediakan ponsel saja, namun  juga perangkat aksesoris Honor lainnya seperti earphone, band, dan lain-lain yang masih dijual secara eksklusif di Shopee dan akan berencana menggandeng marketplace lainnya. Ke depannya, Honor juga berencana untuk membuat laptop dan aksesoris-aksesoris lain agar dapat menjadi jajaran brand yang memiliki produk yang lengkap, bervariasi, dan dapat melangkah dengan pesat.

 

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)