Dari Indonesia, Ajinomoto Akan Ekspor ke Timur Tengah dan Afrika

Menginjak usianya yang ke 43 tahun, PT Ajinomoto Indonesia (AI) semakin memantapkan posisi sebagai produsen bumbu penyedap nomor satu di Tanah Air. Perusahaan ini telah memasarkan merek-merek ternama seperti Ajinomoto, Masako, Sajiku, Saori, Mayumi, serta produk mayonaise. Didukung lebih dari 3.100 karyawan dan 185 titik jaringan pemasaran, anak perusahaan dari Ajinomoto Co. Inc, Jepang, ini kian agresif melahap pasar domestik.

Yoshimasa Yoshimiya, Presiden Direktur PT Ajinomoto Indonesia (kiri) dan Keiichi Yokoyama, Member of Board & Corporate Senior Vice President Ajinomoto Co

Yoshimasa Yoshimiya, Presiden Direktur AI, mengatakan, masifnya penduduk Indonesia menjadi faktor pendorong kemajuan bisnis AI. Untuk itu, agar tidak kehilangan pasar, AI tengah menyusun sejumlah strategi. Salah satunya adalah membangun pabrik kedua di Karawang, Jawa Barat.

Di sela-sela peresmian pabrik, Reporter SWA, Ario Fajar, mendapatkan kesempatan untuk mewawancarai Yoshimasa soal rencana pengembangan bisnis AI dari pembangunan pabrik tersebut. Berikut kutipan wawancaranya.

Apa yang melatarbelakangi pembangunan pabrik baru AI?

Berdirinya pabrik ini adalah sebagai langkah strategis dalam pengembangan usaha kami di Indonesia. Perusahaan kami hadir sejak 1969 dan telah menjadi produsen penghasil bumbu penyedap makanan nomor satu di Indonesia. Kami ingin mengembangkan bisnis lebih besar lagi melalui pembangunan pabrik baru.

Berapa investasi yang digelontorkan untuk pembangunan pabrik baru?

Pages: 1 2 3 4

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)