CEO Asuransi Jagadiri: Fokus Garap Digital Marketing

Reginald J Hamdani, Presiden Direktur Asuransi JAGADIRI

Menjabat posisi sebagai presiden direktur perusahaan asuransi tidaklah mudah. Berbagai rintangan tentu pernah dihadapi oleh Reginald J Hamdani. Bagaimana kiprahnya di dunia asuransi? Berikut paparannya kepada tim SWA Online, Lia Amelia Martin:

Bagaimana perjalanan karier Anda?

Perjalanan karier saya dimulai di industri keuangan sekitar 13 tahun yang lalu. Di tahun 2003 – 2006 saya bekerja di Citibank, N.A sebagai Senior Business Planning Analyst untuk retail banking dan treasury. Background pendidikan saya di bidang financial accounting sangat membantu dalam menjalankan pekerjaan saya di Citibank.

Passion di marketing mendorong saya untuk melihat pekerjaan tidak hanya dari sudut pandang keuangan saja tetapi juga dari segi bisnis dan pemasaran sehingga saya juga membantu memberikan rekomendasi strategis untuk meningkatkan kinerja bisnis di retail banking dan treasury.

Setelah lebih dari 4 tahun meniti karier di Citibank, N.A saya memutuskan untuk mencari pengalaman di tempat lain untuk memperluas wawasan. Saya kebetulan mendapatkan kesempatan untuk bekerja di bagian Treasury Bank Danamon yang juga merupakan suatu transisi untuk saya untuk pindah dari perusahaan global/asing ke perusahaan “hybrid”, karena Danamon dimiliki asing tetapi masih kental dengan budaya lokal.

Di Danamon walaupun tidak sampai 1 tahun, saya banyak belajar mengenai nadi bisnis perbankan, karena treasury merupakan salah satu fungsi pengelolaan aset dan juga kewajiban dari sebuah bank. Salah satu pengalaman berharga, saya mendapatkan kesempatan untuk berpartisipasi dalam menerbitkan obligasi sebesar Rp 1,5 trilliun.

Setelah hampir 1 tahun menimba pengalaman dan ilmu di Danamon saya memutuskan untuk pindah ke iLead Indonesia yang dibangun oleh 2 orang hebat yaitu Bapak Berry Lesmana dan Bapak Th. Wiryawan. Keduanya merupakan pakar di bidang perbankan dan pemasaran. Selama hampir 4 tahun saya di iLead mempertajam kompetensi di perbankan, menambah ilmu dan juga pengalaman di bagian pemasaran melalui keterlibatan aktif menangani klien – klien perbankan dari lokal dan asing sebagai Senior Consultant.

Selain dari perbankan dan pemasaran, leadership skill pun menjadi terasah secara terus menerus dengan tuntutan pekerjaan yang mengharuskan saya untuk berhubungan dengan berbagai macam orang dari beragam lapisan mulai dari manajemen puncak hingga tim pelaksana untuk menjalankan strategi- strategi yang sudah diformulasikan.

Di tahun 2010, saya memutuskan untuk bergabung dengan Asuransi Cigna dengan semangat untuk mempraktekkan secara langsung passion, kompetensi, dan pengalaman di bidang pemasaran, dengan posisi terakhir sebagai Chief Marketing Officer.

Di pertengahan tahun 2014 sampai dengan sekarang saya bergabung dengan PT Central Asia Financial dan dipercaya sebagai Direktur Utama.

Apa posisi Anda di Asuransi Jagadiri? Dan apa tanggung jawab Anda?

Posisi saya adalah sebagai direktur utama di PT Central Asia Financial dengan merek dagang Jagadiri. Tugas utama saya adalah bagaimana menyusun strategi perusahaan untuk mencapai visi perusahaan menjadi perusahaan asuransi berbasis digital terdepan di Indonesia yang senantiasa mengutamakan aspirasi masyarakat, memberikan solusi yang fokus pada kesehatan, kesejahteraan dan rasa aman.

Perjalanan di CAF dimulai dengan melakukan business turnaround dengan memfokuskan diri menggunakan metode pemasaran direct marketing, khususnya menggunakan kanal digital seperti website, mobile application, dan online portal. Selanjutnya menyusun strategi bisnis untuk mencapai tujuan perusahaan, seperti:

(1) strategi produk
(2) strategi customer management
(3) strategi distribusi dengan fokus memberikan fleksibilitas dan kemudahan kepada customer
(4) strategi branding dan komunikasi.

Selain pilar bisnis, kami juga membangun pilar penunjang seperti strategi SDM, operational excellence, dan strategi finansial untuk menjaga stabilitas perusahaan. Saya sangat percaya bahwa segala sesuatu harus bermula dari customer. Kepuasan customer merupakan keberhasilan kami.

Apa latar belakang pendidikan Anda? Apakah latar belakang pendidikan Anda mensupport Anda dalam berkarier?

Background pendidikan saya adalah S1 - Financial Accounting di Universitas Trisakti, Indonesia dan yang kedua saya menyelesaikan S2 dengan jurusan International Business di Edith Cowan University, Australia. Pastinya latar belakang pendidikan sangat mendukung saya dalam berkarir dan juga passion saya di marketing. Dengan kompetensi di marketing dan keuangan, tentunya membantu saya untuk lebih seimbang dalam bekerja dan mengambil keputusan sehingga tidak terlalu agresif dan juga tidak terlalu konservatif.

Apakah karier saat ini merupakan cita-cita Anda?

Saya percaya bahwa dalam hidup ini kita harus punya mimpi, karena mimpi ini yang menjadikan kita dapat menjalani hidup dengan terarah untuk mencapai apa yang kita inginkan. Mimpi saya adalah dapat mempunyai usaha sendiri di usia 45 tahun dan bisa pensiun dini. Pastinya karier yang sedang saya jalani ini merupakan langkah yang harus saya lalui untuk mencapai mimpi saya.

Sepanjang karier Anda di Asuransi Jagadiri, terobosan apa saja yang sudah Anda lakukan?

Terobosan utama yang saya lakukan adalah bagaimana kami sebagai satu perusahaan cukup berani untuk mengambil keputusan untuk fokus di direct marketing khususnya di bidang digital. Oleh karena itu tantangannya adalah bagaimana masuk ke pasar dengan strategi bisnis baru ini. Kami mencoba untuk menggali apa sebetulnya yang menjadi titik kekecewaan atau persepsi masyarakat kalau kita bicara mengenai asuransi.

Dari situlah berani memunculkan inovasi seperti pembelian asuransi secara instan yaitu asuransi dapat dibeli kapan saja melalui website ataupun mobile application kami hanya dalam hitungan menit dan polis akan diterima oleh pembeli dalam waktu maksimum 6 menit setelah pembayaran premi berhasil. Mengapa instan? Persepsi yang adalah bahwa membeli Asuransi tidak mudah dan saat diperlukan seringkali tidak tahu bagaimana caranya dan harus menghubungi siapa.

Yang kedua, kalau berbicara mengenai asuransi maka komentar yang keluar adalah proses klaim yang susah dan ribet, dan karena itu kita memberanikan diri untuk memberikan kepastian bahwa nasabah kami dalam 14 hari kerja sudah pasti akan mendapatkan jawaban dari kita terkait klaimnya.

Ketiga adalah jaminan harga terbaik (Best Price Guarantee), dimana kita selalu berupaya untuk memberikan premi dengan harga yang terjangkau sesuai dengan manfaat yang dibeli oleh pembeli. Kita berani memposisikan jika ada produk sejenis yang menawarkan manfaat yang sama tetapi preminya lebih murah maka kita akan membayar selisih dari preminya. Kami berharap ketiga hal yang merupakan value proposition Jagadiri tersebut dapat menghilangkan beban atau persepsi negatif yang selama ini ada di benak masyaraka.

Kemudian hal lain yang kita lakukan juga adalah memberikan kemudahan dan kenyamanan untuk customer bertransaksi dengan menghilangkan segala hambatan yang sebelumnya mereka rasakan, contohnya adalah sekarang ini asuransi dapat dibeli kapan saja dan di mana saja melalui website dan mobile apps.

Kami hadir dengan website www.jagadiri.co.id dimana customer dapat langsung membeli asuransi cukup dengan lima langkah mudah yaitu : pilih produk, pilih plan, isi data diri, pilih cara bayar dan lakukan pembayaran premi.
Dari segi produk, kami juga melakukan inovasi dimana kita tidak hanya menjual produk atau menawarkan proteksi tetapi kita juga memberikan unsur lifestyle dan manfaat preventif di produk kami.

Contohnya adalah produk Jaga Sehat Plus dimana kami memberikan proteksi untuk rawat inap dan juga santunan duka tapi pada saat itu juga memberikan nilai tambah seperti metode klaim dengan cashless system di mana orang tidak perlu repot untuk membayar uang jaminan di depan untuk mendapatkan perawatan inap dan tinggal menggesekkan kartu peserta di lebih dari 400 rumah sakit rekanan di seluruh Indonesia.

Kami juga memberikan nilai tambah berupa pengembalian premi 50 % dari premi yang sudah dibayarkan setiap 3 tahun baik ada maupun tidak ada klaim. Yang terakhir, kami memberikan manfaat terkait dengan lifestyle di mana peserta asuransi bisa mendapatkan tiket nonton gratis di Blitzmegaplex setiap bulannya dengan premi mulai hanya dari Rp 60ribuan per bulan.

Selain dari itu, kami juga baru meluncurkan produk proteksi kecelakan (personal accident) di akhir bulan April 2015 yaitu Jaga Aman Instan, yang membedakan produk ini dengan produk kecelakaan lainnya adalah produk ini bisa “diketeng”, dalam arti produk asuransi yang sifatnya adalah tahunan sekarang dapat dibeli dengan opsi masa perlindungan mulai dari 3 jam saja berdasarkan kebutuhan dan kemampuan daya beli masing-masing orang. Kenapa? Ide datang berawal dari kami melihat banyak consumer goods seperti shampoo, kecap, sambal, dll banyak dijual secara sachet, dari sinilah ide datang dan kemudian tercetus inovasi produk yang bisa “diketeng”.

Tidak hanya di situ, kami juga mengembangkan sesuai dengan spirit lifestylenya. Saat ini sudah mulai banyak terbentuk komunitas-komunitas di masyarakat yang mencintai olahraga ekstrem seperti diving, sky diving, mountain climbing dan sebagainya. Saat ini mereka sulit untuk mendapatkan proteksi yang mereka inginkan dari Asuransi karena tingginya resiko dari aktivitas yang mereka lakukan sehingga biasanya dikecualikan.

Dengan hadirnya Jaga Aman Instan, maka sekarang komunitas tersebut tidak lagi susah untuk mendapatkan perlindungan resiko kecelakan karena Jaga Aman instan dapat memberikan perlindungan tersebut. Melalui produk ini kami berharap siapapun bisa mendapatkan rasa aman dan tetap dengan premi yang terjangkau mulai Rp 5 ribu untuk perlindungan selama 3 jam.

Apa tantangan yang Anda temui?

Pastinya untuk membuat suatu terobosan baru tidak mudah dan pastinya diperlukan satu tim yang kuat di belakangnya untuk bisa membantu untuk mengeluarkan terobosan tersebut. Selain itu diperlukan juga layanan dan infrastruktur yang sangat menunjang. Oleh karena itu, hal pertama yang dilakukan dalam membentuk tim dimulai dengan membentuk suatu kebudayaan di tempat kerja agar semua anggota tim memiliki nilai-nilai yang sama dalam bekerja sehingga memudahkan kerjasama tim setiap harinya.

Nilai-nilai yang kami terapkan di Jagadiri adalah saling menghormati, proaktif, berani untuk menjadi diri sendiri, melakukan segala sesuatu dengan hati dan memiliki integritas. Selain itu, kami juga senantiasa membangun kebersamaan tim (unity) di tengah beragam budaya dan latar belakang yang dimiliki tim kami. Saya percaya bahwa teamwork dan kebersamaan itu menjadikan sebuah tim memiliki satu ikatan yang kuat.

Dari tim yang hebat akan menelurkan produk-produk inovasi yang hebat dan akan menelurkan suatu perusahaan yang hebat. Kedua, tantangan untuk menjadi satu pionir dalam membuat suatu terobosan baru tentunya perlu didukung oleh pihak otoritas setempat. Saya berharap pihak otoritas terkait dapat membantu melalui regulasi – regulasi yang dapat membantu menstimulasi pertumbuhan bisnis Asuransi di dunia digital. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)