Target Pertumbuhan Mayora 20%

Lebih dari tiga dekade, Grup Mayora secara progresif bertransformasi dari humble home biscuit industry menjadi salah satu nama yang patut diperhitungkan di jagat industri FMCG. Kemampuannya untuk mengidentifikasi kebutuhan pasar dan komitmennya untuk menciptakan produk-produk berkualitas membuat brand-nya dikenal di tingkat global. Sebut saja, Kopiko, Danisa, Astor, Energen, Torabika, dan lainnya.

Setelah menjadi perusahaan terbuka pada 1990, Grup Mayora kembali melebarkan ekspansinya hingga menjadi perusahaan yang berbasis di ASEAN. Pihaknya lalu mendirikan fasilitasproduksi dankantor pemasarandi beberapa negara di Asia Tenggara.

Mayora

Selain bercokol di pasar domestik, Grup Mayora juga sudah merambah pasar ekspor. Dengan berfokus di Safety, Quality, dan Affordability, pihaknya secara berkala berkolaborasi dengan supplier bahan mentah serta packaging agar dapat menciptakan nilai tambah produk dan harga yang kompetitif.

Selain itu, Mayora juga didukung oleh jasa logistik yang moderen, warehouse management system yang canggih, serta jaringan distribusi yang kuat. Jumlah distributor ini berkisar di angka 500 baik di tingkat lokal maupun global.

Kesuksesan tersebut tentunya tak lepas dari peranan Andre Sukendra Atmadja yang menjabat sebagai Direktur Utama PT Mayora Indah Tbk sejak 17 Juni 2011. Sebelumnya ia masuk ke jajaran BOD dari 2004 sampai 17 Juni 2011. Ia juga pernah menjabat sebagai Commissioner of PT.Unita Branindo sejak 2006 dan Operational Manager perusahaan dari 1996 hingga 2004. Lantas seperti apa proyeksi bisnis Mayora ke depan? Berikut penuturan peraih gelar Bachelor of Science degree dari Boston University, USA ini kepada Gustyanita Pratiwi SWA :

Mayora

Bagaimana Mayora meningkatkan penetrasi pasarnya, baik di pasar lokal maupun ekspor?

Ada dua hal penting yang kami lakukan di sini. Pertama, dari segi sales kami terus meningkatkan distribusi baik di pasar lokal maupun ekspor. Tujuannya adalah agar brand dan produk kami semakin dekat dengan konsumen.

Countries with Distribution Office

China
India
Philippines
Thailand

Malaysia
Singapore
Vietnam
Nigeria

Export with Marketing Support

Myanmar
Cambodia
Laos
East Timor
Lebanon
Saudi Arabia
Poland
Iran
Japan

Hongkong
Papua New Guinea
Latvia
Estonia
United Kingdom
United States of America
United Arab Emirates
Lithuania
Russia

Export Operations

Australia
New Zealand
Fiji
Canada
Iraq
Syria
Jordan
Bahrain
Spain
Kuwait
Qatar
Oman
Pakistan
Bangladesh

Ket : Data dari website http://www.mayora.com

Maldives
Taiwan
South Korea
Portugal
Netherlands
Germany
Sweden
Belarus
South Africa
Madagascar
Mauritius
Kenya
Ghana
Italy

Kedua, dari sisi marketing kami terus melakukan aktivitas untuk memperkuat brand. Alasannya adalah untuk memberikan kesempatan bagi konsumen ber-eksperience dengan brand dan produk kami.

Selain dua hal di atas, inovasi merupakan hal kunci yang terus kami lakukan. Inovasi ini harus bisa memberikan manfaat, bersifat unique dan merupakan terobosan baru sehingga dapat diterima oleh konsumen baik di pasar lokal maupun ekspor.

Tantangan bisnis di sektor ini sebenarnya apa?

Tantangannya adalah bagaimana kami mengembangkan kreativitas dan inovasi yang ujung-ujungnya benar-benar bisa diterima oleh konsumen. Artinya inovasi kami harus memberikan value added atau benefit tertentu kepada konsumen. Bukan inovasi biasa yang tidak memberikan value.

Bagaimana peluangnya untuk terus bertumbuh? Mayora menargetkan pertumbuhan berapa persen?

Peluang untuk tumbuh terus terbuka baik di pasar lokal maupun ekspor. Kami menargetkan pertumbuhannya “double digit” atau 20%.

Apa yang menjadi faktor pendorong pertumbuhan bisnis makanan dan minuman ini?

Perkembangan ekonomi yang ditandai dengan petumbuhan middle class, consumer trend seperti lifestyle, social maupun perkembangan dunia retail secara umum, jelas akan membantu pertumbuhan bisnis makanan dan minuman. Dan yang menarik adalah pertumbuhan digital di mana hal ini akan mempengaruhi perilaku konsumen.

Bagaimana dampak kenaikan nilai tukar dolar, kenaikan suku bunga dan kenaikan upah buruh? Mana yang paling berpengaruh terhadap bisnis Mayora?

Kenaikan dolar AS, suku bunga, dan upah buruh jelas berpengaruh terhadap semua bisnis. Dan ini merupakan tantangan bagi kita semua. Di mana hal ini akan membuat equilibrium baru dalam ekonomi secara keseluruhan. Sekarang yang menjadi prioritas adalah bagaimana kami, terutama pemerintah untuk terus berusaha keras agar dapat melakukan penyesuaian sebaik mungkin.

Hal ini memang harus kami hadapi. Tetapi yang kami takutkan lagi adalah berkurangnya daya saing kita (Indonesia) di regional.

Apakah Mayora berencana melakukan ekspansi atau akuisisi brand/perusahaan lain?

Kami tidak mempunyai target untuk mengakuisisi brand/perusahaan lain. Tetapi tidak menutup kemungkinan untuk itu kalau memang ada kesempatan yang baik.

Seperti apa strategi bisnis yang dijalankan untuk membuat perusahaan terus tumbuh secara meyakinkan?

Kami mempunyai strategi 3P yaitu People, Product and Processes. Ketiganya harus baik. Karena jika ini kami jalankan dengan baik, maka pencapaian target baik untuk medium maupun long term akan cepat terwujud. Selain itu, kami juga memberikan nilai competitiveness yang tinggi agar dapat bersaing di pasar lokal maupun ekspor. Yang pasti, ketiga hal ini harus saling mendukung untuk memberikan hasil yang optimal. (***)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)