Anindya Bakrie, Viva Tetap Fokus pada Segmentasi Pasar

Fokus terhadap segmentasi pasar menjadi strategi utama Viva Holding Company. Membawahi dua televisi swasta nasional, ANTV dan TV One, Viva optimis akan perkembangan industri media di tahun 2015 akan berkembang dengan baik. Selain memfokuskan kepada dua industri  pertelevisiannya, Viva juga berencana akan lebih serius menggarap media online miliknya, karena berharap dapat ekspansi ke luar Indonesia.

20141210_225336_500x383

Berikut penuturan Anindya Bakrie, CEO PT Visi Media Asia (VIVA Group) kepada Istihanah dari SWA Online:

Apa rencana pengembangan  bisnis Viva Group tahun 2015?

Industri media adalah industri yang dekat dengan domestik, dengan demikian perkembangan industri media berbarengan dengan daya beli masyarakat. Saya rasa Indonesia masih terus berkembang di tahun 2015. Namun, mungkin dari sisi pertumbuhan ekonomi 5-6% sejalan dengan inflasi, jadi real growthnya kemungkinan masih 1%. Jadi,  kami memasuki era di mana masih pandai-pandai berbisnis dan mendapatkan pasar yang tepat, sehingga kami bisa mendapatkan mix and matchnya sendiri. Sebaliknya, operasional harus efisien.

Viva Holding memiliki dua televisi, ANTV dan TV One.  ANTV fokus kepada anak muda dan perempuan, sementara TV One segmennya untuk dewasa dan laki-laki. ANTV adalah entertaintmen dan TV One adalah tv berita. Ini semua memiliki segmentasi yang jelas supaya dapat mengembangkan usaha lebih mudah.

Selain dari dua TV ini, di tahun 2015 kami menseriuskan diri di industri internet, mulai dari viva.co.id dan yang lainnya, karena pengguna internet ini semakin berkembang. Apalagi pengguna smartphone sudah ada 50 juta orang.

Ke depan jumlah pengguna smartphone akan semakin bertambah kemungkinan bisa 100 juta orang dan online akan besar. Sekarang pengiklan online hanya 5-6%, tetapi kemungkinan dua tahun kedepan bisa sampai 15-20%.

Jadi menurut Anda, untuk 2015 industri media online ke depannya bagus?

Bagus, tetapi kita tetap harus lebih waspada dengan daya beli masyarakat baru saja menurun karena kenaikan BBM. Tetapi secara umum 2015 ini merupakan fondasi baru dipemerintahan yang baru sekarang ini.

Apa strategi Viva dalam menghadapi persaingan bisnis di 2015?

Strategi kami ada tiga. Pertama, fokus kepada segmentasi itu sendiri, seperti ANTV yang fokus terhadap entertaimen, TV One pada berita dan sports. Kedua, dalam operasionalnya harus efisien jadi bisa benar-benar bersinergi. Ketiga, untuk penyajian konten-kontennya melalui berbagai macam medium. Saya selalu bilang tiga layar, televisi, komputer dan baliho.

Apa harapan Anda terhadap pemerintahan yang baru?

Terus bekerja dan bekerja membantu memastikan perekonomian dan industry semakin kondusif sehingga pemain-pemain bisa melayani pelanggan yang lebih baik.

Bagaimana persiapan perusahaan Anda menghadapi MEA 2015?

Yang paling penting fokus bagaimana kami bisa merambah bisnisnya keluar dari Indonesia. Cara yang paling cepat untuk merealisasikannya adalah dengan media internet. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)