16 CEO Raih CSR Award 2012

Sebanyak 16 CEO dari berbagai perusahaan berhasil meraih penghargaan Anugerah CEO CSR Award 2012 untuk kategori The Indonesia Most Commited for Corporate Social Responsibility CEO for CSR 2012 yang diselenggarakan oleh The La Tofi School. Apresiasi ini diberikan kepada para petinggi perusahaan swasta dan BUMN yang dinilai memiliki komitmen dan telah memaikan peran penting dalam keberlanjutan perusahaan dan lingkungan.

Pemberian penghargaan kali ini masing-masing diberikan kepada Direktur Utama PT Telkom Rinaldi Firmansyah, Hotbonar Sinaga Direktur Utama Jamsostek, Franciscus Welirang Direktur Indofood, Irwan Hidayat Dirut Sido Muncul, Noni Purnomo Vice Presiden Business Development Blue Bird Group, Armaningsih Hadinegoro Pimpinan Danone, Zulkifli Zaini selaku Direktur Utama Mandiri, Johnny Darmawan Presdir PT Toyota Astra Motor, Karen Agustina Direktur Utama PT Pertamina, Gatot M Suwondo Dirut BNI, Maurits Lalisang Presdir Unilever Indonesia, Emirsyah Satar Dirut Garuda Indonesia, Alwin Syah Lubis Dirut Aneka Tambang, Arsjad Rasjid Presdir Indika Energy, Garibaldi Thohir Presdir Adaro, Arshad Chaudhry Presdir Nestle Indonesia.

Bagi Irwan Hidayat, penghargaan ini sekaligus hadiah istimewa bagi hari ulang tahunnya yang ke-65. Irwan dinilai langsung ikut terjun dalam pelaksanaaan kegiatan CSR. Selain itu kegiatan CSR yang dilakukan Irwan bersama PT Sidomuncul dinilai kreatif dan inovatif.

Irwan mengatakan, dana CSR Sido Muncul untuk program operasi katarak tahun ini sebesar Rp 12 miliar. Perusahaan obat-obatan berbahan tradisional ini juga terus membuat iklan yang mempromosikan daerah-daerah wisata di Indonesia. Untuk iklan dengan tema daerah wisata ini dana yang dikeluarkan Sido Muncul sebesar Rp 40 miliar.

Mulai bulan depan kami akan mengiklankan Kalimantan, seperti wilayah Banjarmasin, supaya masyarakat Indonesia pergi ke sana. Tapi yang paling penting adalah supaya masyarakat mengenal dirinya sendiri itu seperti apa,” ujar Irwan.

Sido Muncul juga bekerja sama dengan koperasi-koperasi dan kelompok tani yang ada di desa. “Kami janji beli produk mereka supaya mereka mendapat kredit dari bank. Kalau harganya mahal, mereka bisa jual ke mana saja. Kalau harganya jatuh maka kami beli dengan kesepakatan,” tambah Irwan.

Sementara itu, untuk penjualan Sido Muncul tahun ini naik 30% dibandingkan tahun 2011. Penjualan terbanyak kontribusi dari Kuku Bima Energi dan Tolak Angin. Tahun ini Sido Muncul mengeluarkan produk-produk baru berbahan dasar seperti kunyit, kapsul sirsak, kulit manggis, hingga daun pepaya. (Lila Intana/EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)