Ada Prasetiya Mulya di “Bogor Punya Cerita”

Industri pariwisata masih akan menjadi tumpuan dalam menjaring devisa. Keindahan alam Indonesia masih memukau dunia. Jutaan pelancong dari seluruh semesta tak bosan-bosannya mengunjungi Negeri Khatulistiwa.

Mereka menjalin cerita indah untuk dibawa pulang ke negaranya masing-masing. Kekayaan budaya adalah modal Indonesia untuk menarik jutaan wisatawan mancanegara. Jangan lupakan juga potensi wisatawan domestik.

Bogor punya cerita banyak untuk dibagi kepada seluruh penduduk negeri dan turis asing. Keindahan alam dan budaya di Kota Hujan bakal menarik perhatian para wisatawan. Beberapa destinasi wisata yang tengah dikembangkan adalah Katulampa, Kampung Arab, dan Batu Tulis.

Prasetiya Mulya lewat program kajian studi pariwisata, khususnya jurusan S1 Event dalam mata kuliah Event Operation Management turut berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bogor dan komunitas Bobats untuk menanamkan kecintaan terhadap Bogor sebagai destinasi wisata.

Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto

Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto

Bertepatan dengan Hari Jadi Kota Bogor, digelar event “Bogor Punya Cerita” di Balaikota Bogor. Ada 3 zona yang sama-sama menarik untuk dikunjungi. Pertama, Zona Katulampa yang menyajikan seni bela diri tradisional dan kolaborasi tokoh Kujang Bogor dengan Student Activity Club Prasetiya Mulya Traditional Indonesian Martial Art (TIMA).

Kedua, Zona Kampung Arab yang akan memberi interpretasi terhadap karya-karya pelukis maestro ternama Tanah Air, yakni Raden Saleh. Ketiga, Zona batu Tulis yang memadukan kekuatan cerita Batu Tulis dengan teknologi Virtual Reality. PM Tong, seorang storyteller ternama akan merangkai tiga zona tema menjadi sebuah cerita monolog.

Akan hadir dalam acara ini, Wali kota Bogor Dr. Bima Arya, jajaran manajemen Prasetiya Mulya, Prof. Dr. Djisman Simandjuntak selaku Rektor Universitas Prasetiya Mulya, Prof. Agus Soehadi selaku Dekan Sekolah Bisnis dan Ekonomi, dan Dr. Christina Yosevina selaku Direktur Program S1.

Acara yang diadakan di Balaikota Bogor ini, turut juga mengundang camat dan lurah di tiga daerah, para kepala dinas, perwakilan komunitas, serta para kepala sekolah dan guru-guru sejarah di Kota Bogor dan beberapa institusi pendidikan pariwisata.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Jelang Ramadhan, Garda Oto Holyday Freestival Kembali Digelar

Menjelang Ramadhan dan persiapan menghadapi arus mudik Lebaran,Garda Oto Holiday Freestival kembali digelar untuk ketiga kalinya. Program tahunan Garda Oto...

Close