Bank Mandiri Fasilitasi Sarana Air Bersih Ramah Lingkungan Untuk Masyarakat

Bank Mandiri bekerjasama dengan PT Wijaya Karya Persero Tbk (Wika) membangun sarana air bersih ramah lingkungan senilai Rp 2,5 Milyar melalui program Bina Lingkungan. Fasilitas yang menggunakan tenaga surya itu dibangun di wilayah Bekasi, Cianjur, dan Tayan Sanggau, Kalimantan Barat dengan bantuan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Sarana air bersih tersebut diserahkan Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Fransisca N. Mok dan Direktur Keuangan Wijaya Karya Ganda Kusuma kepada Organisasi Pengelola Air di masing-masing lokasi, disaksikan oleh Sekretaris Camat Cabang Bungin di Bekasi, Rabu (14/3).

Sarana air bersih ramah lingkungan dengan tenaga surya ini telah dibangun pada 7 (tujuh) titik lokasi, yaitu  dua titik di Kabupaten Bekasi, tepatnya di Kampung Galian RT 09 dan RT 10 Desa Jaya Bakti Kecamatan Cabang Bungkin. Selain di Bekasi, dibangun juga fasilitas yang sama di Desa Sukasari, Desa Sindang Asih dan Desa Maleber ketiganya di Kabupaten Cianjur serta di Kabupaten Sangau Kalimantan Barat sebanyak 2 (dua) Titik yang saat ini sedang dalam proses pembangunan.

Direktur Corporate Banking Bank Mandiri, Ibu Fransisca N. Mok mengatakan pembangunan sarana air bersih tersebut merupakan upaya Bank Mandiri untuk merealisasikan komitmen dalam membantu masyarakat dalam memperbaiki kehidupannya.

“Kami ingin meningkatkan peran aktif dalam membantu masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan lebih baik seperti penyediaan sumber air yang bersih untuk keperluan sehari-harinya,” kata Fransisca.

Implementasi program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Mandiri dilaksanakan melalui tiga pilar utama yaitu pencapaian kemandirian edukasi dan kewirausahaan dicapai dengan melaksanakan program Wirausaha Muda Mandiri dan Mandiri Peduli Pendidikan yang bertujuan untuk menciptakan pemimpin di masa depan yang siap dengan persaingan global.

Kemudian, membentuk komunitas mandiri melalui pelaksanaan program Mandiri Bersama Mandiri yang bertujuan untuk membina kelompok masyarakat/komunitas secara terintegrasi dalam hal kapasitas, infrastruktur, kapabilitas dan akses.

Pilar yang terakhir adalah penyediaan fasilitas ramah lingkungan melalui pelaksanaan enam program utama yaitu penyediaan sarana penunjang pengadaan air bersih, pengembangan energi terbarukan, penanaman pohon pada lahan kritis, penanaman dan pemeliharaan tumbuhan bakau, pengadaan taman kota dan pengembangan eco wisata.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)