Beasiswa Rp5 Miliar di HUT ke-40 Universitas Budi Luhur

Pada 1 April 2019 ini, Universitas Budi Luhur genap berusia 40 tahun. Usia ini menjadi tonggak bersejarah bagi lembaga pendidikan yang berada di pinggiran Jakarta Selatan itu.Sudah ratusan ribu lulusan diploma, sarjana dan master yang dihasilkan.

“Dalam satu tahun kami mewisuda dua kali. Satu kali wisuda ada 1.000 hingga 1.500 orang mahasiswa-mahasiswi. Keunggulan kami ada pelopor jurusan Teknologi Informasi untuk univeristas swasta di Jakarta .Tahun ini kami akan buka program S3,” ujar Rektor Universitas Budi Luhur Prof. Dr. sc. agr. Ir. Didik Sulistyanto.

Menurut Didik, sejak awal kehadirannya hingga sekarang Budi Luhur berkomitmen melayani ‘wong cilik’. Makanya, di peringatan HUT ke-40 tahun, memberikan treatment khusus bagi masyarakat sekitar yang memerlukan pendidikan tinggi berupa pembebasan Biaya Investasi Pendidikan (BIP) / uang gedung kepada masyarakat Kecamatan Pesanggrahan dan Kecamatan Ciledug. Program ini berlangsung hingga 30 April 2019.

“Program ini kami harapkan dapat meringankan biaya pendidikan masyarakat sekitar kampus. Masyarakat di kedua kecamatan ini cukup membayar sekitar 50% dari biaya yang seharusnya dikeluarkan dan diangsur 3 sampai 4 kali,” kata Didik.

Program beasiswa lain yang diberikan Budi Luhur adalah “Beasiswa 5 Miliar” dan “Beasiswa Nusantara”. Beasiswa 5 Miliar dibagi dalam kategori beasiswa atlet, beasiswa prestasi, beasiswa akademik, beasiswa kurang mampu, beasiswa khusus.

Sedangkan Beasiswa Nusantara merupakan pemberian beasiswa bagi masyarakat di pelosok Tanah Air yang kurang tersentuh pendidikan. Program Beasiswa Nusantara ini sudah ada sejak tahun 2004. Saat ini terdaftar 43 mahasiswa Beasiswa Nusantara yang aktif kuliah di Universitas Budi Luhur, yang berasal dari Pulau Nias, Padang Sumatera Barat, Murung Raya Kalimantan Barat, Pangkalan Bun Kalimantan Tengah, Sampit Kalimantan Tengah, Tana Toraja Sulawesi Selatan, Palu Sulawesi Tengah.

Ketua Pengurus Yayasan Budi Luhur Cakti, menyampaikan, tahun 2018 telah mengirim kuliah dua mahasiswa dari Suku Pedalaman Dayak dan tiga dari Gunung Sitoli untuk kuliah di Budi Luhur. Tahun 2019 sedang dijajaki pemberian beasiswa untuk Suku Anak Dalam, yang tinggal di wilayah Tebo, Jambi.

Bakti untuk bangsa dan negara dalam wujud lain yang dilakukan Budi Luhur adalah mewajibkan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang selama ini hanya wajib di Perguruan Tinggi Negri. KKN merupakan salah satu wujud dari fisolofi Kebudiluhuran yang dilakukan mahasiswa dan dosen. KKN yang dilakukan Budi Luhur telah menjangkau wilayah-wilayah pelosok Nusantara.

Tahun 2019 Budi Luhur telah mengirim 1.000 mahasiswa dan dosen untuk melakukan KKN di 96 lokasi hingga mencapai wilayah Kabupaten Tebo Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Wilayah Sambas - Kalimantan Barat. Pada Juli nanti akan kembali dikirim 600 mahasiswa dan dosen ke titik yang sama.

Rektor Didik menyampaikan, Kemenristekdikti telah mempercayakan Universitas Budi Luhur untuk menjadi koordinator beberapa program pengabdian masyarakat. Di antaranya: mengkoordinir lebih 100 PTS dalam program Citarum Harum; Menjadi koordinator PTS wilayah LL Dikti III program Pemulihan Bencana Palu dan Anyer. Sedangkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mempercayakan Budi Luhur bersama 1 PTS dan 2 PTN lain menjadi konseptor Eco Campus.

Sebagai lembaga pendidikan tinggi berbasis TI, Budi Luhur juga melakukan pengembangan riset dan inovasi teknologi yang bearmanfaat bagi bangsa dan negara. Deputi Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Wendi Usino, M.Sc., MM, menjelaskan, Budi Luhur juga melakukan riset dan inovasi teknologi yang hasil-hasil dapat dimanfaatkan masyarakat.

Beberapa temuan riset yang telah dihasilkan antara lain,
Bidang E – Health:
1. Model Peramalan Jumlah Kasus Dan Pola Distribusi Penyebaran Demam Berdarah Dengue
2. Termodifikasi Untuk Konstruksi Fitur Pada Model Diagnosis Smear-Negative PulmonaryTuberculosis Berbasis SVM Dan Aturan
3. Model Berbasis Profile Matching InterpolasiUntuk Penentuan Kesesuaian Obat Dengan Kondisi Pasien
4. “Pemodelan Sistem Rujukan Cerdas Yang Bersesuaian Antara Kondisi Pasien Dengan Rumah Sakit Rujukan
5. “Deteksi Jatuh Pada Manusia Menggunakan Metode Threshold Berbasis Akselerometer Smartphone”
6. “Information Technology Strategic Planning Framework In Lateral Organization Case Study : Mental Hospital In Indonesia”

Bidang Big Data:
1. Metode Ekstraksi Twitter Dan Klasifikasi Berbasis Aturan Untuk Memprediksi Kepadatan Lalu Lintas
2. Deteksi Trending Topic Tweet Berbahasa Indonesia Menggunakan Metode Clustering Serta Kombinasi Textual Dan Social Content
3. Metodologi Pengukuran Produktivitas Penggunaan Bandwidth Internet
4. Pengenalan Orang Berdasarkan Bunyi Langkah Kaki Pada Saat Berjalan Menggunakan Metoda Mel Frequency Cepstrum Coefficient (Mfcc) Dan Metoda Deteksi Onset
5. Workflow Management Framework In Grid-Based Data Integration
6. Hybrid Fuzzy Multi Objective Particle Swarm Optimization For Taxonomy Extraction

Bidang IT lain:
1. Model E-Learning Sesuai Dengan Gaya Belajar Dan Tingkat Kemampuan Peserta Didik
2. Analisis Arah Pergerakan Pada Video Menggunakan Ciri Optical Flow
3. Pemodelan Ekstraksi Ciri Objek Lalu Lintas Pada Smart Video Sensor
4. The Method Of Determining Position Of Cephalogram Landmark In Java Population Based On Polygon Pattern

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)