Berbenah Kampung

Kabar baik yang selama ini dinanti warga Cilincing akhirnya datang juga. Program rehabilitasi sejumlah rumah di Kelurahan Cilincing, Jakarta Utara resmi diluncurkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, Sabtu 2 April 2011. Seremonial bertempat di Vihara Lalitavistara tersebut, kemudian dilanjutkan dengan peletakan batu pertama bersama para stakeholder swasta.

Pada tahap pertama, sebanyak 43 rumah akan dibangun sesuai dengan kelayakan hunian. Program rehabilitasi rumah ini dilakukan dengan pembangunan total. Ini merupakan sebuah langkah awal untuk memperbaiki kondisi kehidupan masyarakat yang digagas oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. Setelah menyelesaikan tahap pertama, program akan dilanjutkan di kelurahan sekitar Cilincing sesuai dengan kriteria.

Sebelumnya, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia telah mengembangkan program berbenah kampung di beberapa tempat yang berbeda, yaitu Pademangan Barat sebanyak 256 rumah, Kelapa Gading 50 rumah, dan di daerah Dadap 82 rumah.

Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo yang membuka program ini secara resmi, mengajak para stakeholder swasta yang berkompeten untuk ikut terus membantu memperbaiki kampung-kampung kumuh di Jakarta. “Kita ingin Jakarta ini bebas dari kampung kumuh, mari kita rubah kondisi ini untuk kesejahteraan bersama,” ungkap Gubernur di hadapan tamu undangan dan masyarakat Cilincing.

Lebih lanjut Gubernur menyampaikan bahwa rehabilitasi rumah ini tentu harus sesuai dengan peraturan yang ada, sehingga dalam pemilihan rumah yang akan direhab tetap memiliki beberapa indikator. Satu diantaranya adalah kepemilikan tanah yang sah, dibuktikan dengan surat-surat resmi, agar ke depannya tidak menimbulkan sengketa.

Salah satu stakeholder mengaku sangat senang bisa menyalurkan program CSR (Corporate Social Responsibility) perusahaan dengan program yang benar-benar tepat sasaran ini. “Program kerjasama dengan Pemerintah DKI, Pangdam Jaya, Polda Metro Jaya dan Yayasan Buddha Tzu Chi, serta beberapa perusahaan lain yang dilaksanakan di kelurahan CIlincing ini merupakan salah satu bentuk implementasi kegiatan CSR BCA. Kami berharap melalui program ini, BCA dapat berkontribusi dalam perbaikan pemukiman perkampungan di Jakarta,” kata Anthony Brent Elam, Direktur BCA yang ikut meletakkan bata pertama di rumah Pak Markum, salah satu warga.

Selain BCA, pada kesempatan ini, perusahaan yang terlibat dalam membangun hunian layak di perkampungan kumuh Jakarta adalah PT Indofood Sukses Makmur Tbk, SCTV, Agung Podomoro Group, dan Agung Sedayu Group. Diharapkan program ini terus berlanjut dan akan semakin banyak lagi perusahaan yang peduli untuk memperbaiki kampung kumuh Jakarta.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)