Bergerak dengan Hati Nurani, 11 Pemuda Raih SATU Indonesia Award 2020

Head of Corporate Communications Astra, Boy Kelana Soebroto.

Program Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards telah menjaring 11 pemuda dari seluruh penjuru tanah air sebagai penerima apresiasi 11th SATU Indonesia Awards 2020.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pemberian apresiasi 11th SATU Indonesia Awards 2020 dilaksanakan secara virtual melalui channel Youtube SATU Indonesia. Tidak hanya saaat penyerahan apresiasi dan AstraTalk, pada proses pendaftaran, penjaringan, penjurian telah dilaksanakan juga secara virtual.

Setiap penerima apresiasi akan mendapat dana pembinaan Rp60 juta dan pembinaan kegiatan yang dapat dikolaborasikan dengan kontribusi sosial berkelanjutan Astra seperti Kampung Berseri Astra dan Desa Sejahtera Astra. Sebagai contoh, Astra telah mengolaborasikan program Desa Wisata Tanon yang diinisiasi oleh Trisno, penerima apresiasi SATU Indonesia Awards tingkat nasional tahun 2015, dengan program Kampung Berseri Astra Tanon, Jawa Tengah.

Begitu juga dengan program dari penerima SATU Indonesia Awards tingkat nasional tahun 2017 Anjani Sekar Arum yang dikolaborasikan dengan Desa Sejahtera Astra Kota Batu, Malang. Serta, program dari penerima SATU Indonesia Awards tingkat provinsi tahun 2017 Nur Rahmi Yanti melalui budidaya Sorghum menciptakan lapangan kerja baru yang
dikolaborasikan dengan Desa Sejahtera Astra Mataram, Nusa Tenggara Barat.

“Astra berharap SATU Indonesia Awards dapat melahirkan banyak intan-intan bangsa yang dapat memancarkan cahaya positif generasi muda untuk menjadi inspirasi bagi masyarakat luas dan bergerak bersama menerangkan masa depan Indonesia,” ujar Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro dalam sambutannya saat penyerahan apresiasi 11th SATU Indonesia Awards 2020 yang diadakan secara virtual.

Selain kesebelas penerima apresiasi SATU Indonesia Awards tingkat nasional, juga ditetapkan 81 penerima apresiasi tingkat provinsi, sehingga jumlah penerima apresiasi SATU Indonesia Awards tingkat nasional dan provinsi secara keseluruhan mencapai 70 dan 327 orang pada tahun ini. Terpilih juga salah satu finalis favorit dari 23 finalis, yaitu I Gede Merta Yoga Pratama "Pelacak Ikan Berbasis Navigasi" (bidang Teknologi–Bali).

Pemilihan dilakukan melalui voting yang telah diadakan tanggal 5 hingga 11 Oktober 2020 melalui situs resmi SATU Indonesia. Untuk penerima finalis favorit terpilih berhak mendapatkan dana pembinaan tambahan sebesar Rp10 juta.Program Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards telah menjaring 11 pemuda dari seluruh penjuru tanah air sebagai penerima apresiasi 11th SATU Indonesia Awards 2020.

Head of Corporate Communications Astra, Boy Kelana Soebroto mengatakan, bahwa SATU Indonesia Awards merupakan sebuah platform untuk mencari anak-anak muda Indonesia yang bekerja dalam diam dan tidak tertarik untuk menerima penghargaan. Mereka bekerja dengan hati nuraninya untuk benar-benar membantu masyarakat sekitarnya.

Apalagi di kondisi pandemi Covid-19 saat ini yang berdampak besar pada masyarakat baik secara ekonomi dan sosial. "Dewan juri melihat dalam keterbatasan ini, motif apa yang kita lihat tantangannya. Mereka gerak dari hati dan tidak tertarik iming-iming award sebenarnya," ungkap Boy.

Adapun penerima apresiasi 11th SATU Indonesia Awards 2020 yang turut memajukan Indonesia melalui lima bidang kontribusi sosial berkelanjutan Astra, di antaranya:

1. Mariana Yunita Hendriyani Opat “Pengedukasi Hak Kesehatan Seksual Anak” (bidang Kesehatan – Nusa Tenggara Timur).
2. Eklin Amtor de Fertes “Pendongeng Kreatif untuk Anak Maluku” (bidang Pendidikan –Maluku).
3. Rizki Hamdani “Penggagas Kelompok Santri Tani Milenial” (bidang Lingkungan – Jawa Timur).
4. Elsa Maharani “Penjahit Asa Perempuan Dari Kota Padang” (bidang Kewirausahaan – Sumatra Barat).
5. I Gede Merta Yoga Pratama “Pelacak Ikan Berbasis Navigasi” (bidang Teknologi – Bali).
6. Muhammad Aria Yusuf “Pendamping Petani Berbasis Teknologi” (bidang Teknologi – DKI Jakarta) untuk kategori kelompok.

Dewan juri juga menjaring 326 finalis untuk kategori khusus yaitu pejuang tanpa pamrih di masa pandemi COVID-19. Tidak hanya berkontribusi di bidang kesehatan, para finalis kategori khusus tersebut juga bergerak di bidang pendidikan, kewirausahaan, serta teknologi. Dengan misi berjibaku melawan pandemi COVID-19, sehingga terpilih lima penerima apresiasi dengan ketegori khusus, yakni:

7. Arya Ananda Indrajaya Lukmana “Pendeteksi Risiko COVID-19 Lewat Aplikasi EndCorona” (Banten).
8. Galih Suci Pratama “Perangkul Guru Majukan Kualitas Pembelajaran” (Jawa Tengah).
9. Ika Dewi Maharani “Sang Garda Terdepan COVID-19” (Jawa Timur).
10. Revo Suladasha “Penggandeng UMKM Kuliner Yogyakarta” (DI Yogyakarta).
11. Zulrifan Noor “Pemberdaya UMKM Lokal Lewat Zakat” (Kalimantan Selatan).

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)