Bertepatan dengan Bulan Pendidikan, Telkom Perluas Layanan

Bertepatan dengan bulan pendidikan, Telkom memperluas layanannya dengan program IndiSchool. Arief Yahya, Direktur Utama PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk mengungkapkan, secara nasional Telkom telah menggelar sebanyak 10.898 titik IndiSchool atau 10,9% dari rencana penggelaran 100 ribu sekolah di Indonesia tahun 2013 dan sebanyak 6200 atau 57% diantaranya berada di wilayah DKI Jakarta. Pada 2015 ditargetkan jumlahnya mencapai 300 ribu sekolah.

Program IndiSchool ini merupakan penyediaan Internet WiFi di sekolah-sekolah untuk membantu meningkakan kualitas pendidikan. Melalui program ini, seluruh pihak yang terkait dengan ekosistem pendidikan dapat mengakses berbagai materi edukasi secara mudah. Tujuan IndiSchool memberikan pemerataan akses internet dan delivery content pendidikan kepada komunitas pendidikan Indonesia.

Secara nasional, populasi pengguna IndiSchool tumbuh sebesar 89% pada Mei 2013. Rata-rata pertumbuhan hit pengguna IndiSchool sampai dengan April 2013 adalah 87% sementara total hit dari pengguna IndiSchool sampai dengan Mei 2013 adalah 2,67 juta hit sehingga diestimasikan akan tumbuh 112% pada Mei 2013. Adapun dilihat dari sisi volume, rata-rata volume yang digunakan oleh pengguna IndiSchool per hari pada Mei 2013 adalah 3,875Gb atau tumbuh 242% dari total volume yang dikonsumsi perhari sebelumnya, 1,33 Gb.

Program IndiSchool ataupun akses terhadap wifi.id untuk umum ke depan dapat dinikmati melalui 4 produk Telkom; Telkomsel, Flexi, Speedy dan Speedy Instan Card. Tarif Speedy Instan Card untuk masyarakat umum adalah R 5000/hari, untuk komunitas pendidikan atau sekolah Rp 1000/hari.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Muhammad Nuh, menyambut positif program Telkom ini. Ia berpendapat, penyakit sosial seperti kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan pengetahuan harus divaksin. Pendidikan menurutnya merupakan vaksin bagi penyakit-penyakit tersebut. Untuk itu, pihaknya menyambut positif kontribusi Telkom dalam bidang pendidikan tersebut agar akses teradap informasi lebih terbuka lebar sehingga penyakit sosial yang telah disebutkan dapat diatasi.

Selain program IndiSchool, Telkom mewujudkan bentuk bakti bagi pendidikan Indonesia dimulai sejak pendidikan dasar dan menengah, di antaranya melalui Penerimaan Siswa Baru secara online, layanan transparansi dunia pendidikan melalui Sistem Informasi Aplikasi Pendidikan (SIAP Online), aplikasi buku dan perpustakaan digital 'Qbaca', metode belajar bahasa Inggrisonlinedalam English Bean, tarangan TVEdukasi via aplikasi TV digital UseeTV.

Untuk pendiidkan tingkat tinggi, di antaranya melalui dukungan penerimaan mahasiswa baru (SNMPTN dan SBMPTN), program Site visit-magang-Coop, e-learning maupun e-journla, TelkomSmart Campus Award (TeSCA) untuk potret tingkat penerapan ICT tiap kampus, serta indigo Award untuk menumbuhkan kreatifitas mahasiswa. (EVA)

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)