Cara Kao Indonesia Dorong Generasi Muda Peduli Lingkungan

Susilowati, Vice President Marketing Kao Indonesia (tengah)

Kao Indonesia berkomitmen untuk menempatkan konsumen menjadi landasan dari seluruh kegiatan bisnis yang dilakukan sejak dulu hingga sekarang memasuki usia ke-35 tahun. Inovasinya melalui produk dan layanan karena rasa peduli dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sosial dan lingkungan.

Hal ini sejalan dengan visi Kao Indonesia, yaitu menjadi perusahaan yang paling memahami dan dekat di hati konsumen.
Inovasi Untuk Peduli adalah sebuah pesan dan nilai yang akan disampaikan Kao Indonesia untuk masyarakat dan seluruh stakeholder melalui berbagai produk, layanan, dan kegiatan yang terintegrasi dengan strategi ESG (Environment, Social, Governance) yang dilakukan.

Salah satu wujud komitmen dan konsistensi perusahaan adalah meningkatkan awareness generasi muda terhadap lingkungan melalui lomba melukis. “Selama 35 tahun Kao Indonesia hadir di Indonesia, telah banyak Inovasi Untuk Peduli yang kami upayakan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat," ungkap Susilowati, Vice President Marketing Kao Indonesia.

Inovasi diciptakan melalui produk-produk Kao yang berkualitas tinggi. Sedangkan kepedulian dibina melalui edukasi kepada konsumen maupun masyarakat pada kegiatan brand, program CSR serta lomba melukis lingkungan internasional yang sudah kami jalankan selama 1 dekade ini. Melalui kegiatan lomba melukis ini, secara tidak langsung mengedukasi serta menerapkan nilai-nilai ramah lingkungan – eco together melalui lukisan, karena gambar adalah bahasa kreatif yang universal yang diharapkan lebih mudah dipahami oleh anak-anak.

Selama 10 tahun, lomba lukis yang mengusung tema “Let’s Eco Together” ini menjadi wujud nyata kepedulian Kao Indonesia secara terus menerus terhadap anak-anak dan lingkungan, dimana anak-anak diajak untuk menuangkan harapan mereka akan dunia dan lingkungan yang lebih baik dan bersih. Diharapkan melalui lomba melukis ini, anak-anak sebagai agent of change dapat semakin peduli dan berkontribusi terhadap lingkungan.

Ada alasan mendasar mengapa menggambar atau melukis dijadikan sebagai medium untuk belajar dan berekspresi. Sebab melukis dapat memunculkan kualitas yang lebih baik pada manusia. Melukis juga dapat menumbuhkan empati atau kepedulian anak-anak pada hal-hal di sekitar. Melukis pun membuat anak-anak belajar bersabar dan memperhatikan sekitar.

"Seperti yang kita lihat dalam berbagai lukisan yang diikutsertakan dalam Lomba Melukis Lingkungan Internasional Kao untuk anak-anak ini mereka menyuarakan harapan dan kepedulian mereka,” jelas psikolog anak & remaja, Anita Chandra.

Pada 2019, Kao Indonesia mengirimkan 6.079 karya dari total 16.552 lukisan dari seluruh dunia. Dua anak Indonesia juga berhasil meraih penghargaan tingkat internasional, kategori Eco Friend Prize yaitu Alvina Damayanti (14 tahun) dari Gresik dan Sophie Naysa Gunawan (9 tahun) dari Jakarta. Sementara, empat dari lima kategori Group Prize yang diperuntukan bagi sekolah atau institusi pengirim terbanyak berhasil diraih oleh Indonesia, yaitu: SMPN 2 Bangil Pasuruan (910 lukisan), Sanggar Lukis Kak Komang (829 lukisan), MTsN 1 Blitar (797 lukisan), serta SMPN 1 Kedamean (783 lukisan)

Selain lomba melukis, selama 35 tahun Kao Indonesia juga berinovasi dalam menyediakan produk sesuai dengan kebutuhan konsumen dan saat yang bersamaan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan seperti deterjen Attack yang free fosfat, dan penggunaan kemasan pouch yang less plastic dibandingkan botol. Juga, melakukan berbagai aktivitas edukasi sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat melalui kegiatan sosial antara lain pengolahan popok bekas pakai, gerakan cuci tangan, awareness kesehatan reproduksi wanita, serta cara merawat pakaian untuk mengurangi limbah kain.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)