Citibank- HOPE Bantu Kesehatan Bagi Korban Banjir

Citibank Indonesia bersama dengan lembaga non-pemerintah HOPE Foundation Indonesia memberikan layanan kesehatan secara gratis kepada para korban banjir melalui klinik berjalan (mobile clinic). Klinik ini akan melayani para warga di 10 lokasi banjir di DKI Jakarta dan sekitarnya.

Tigor M Siahaan, Citi Country Officer Indonesia, (kanan) memberikan bantuan kesehatan kepada warga korban banjir, di Kampung Melayu, Jatinegara, Jumat (25/1/2013).

“Kami merasa perlu bahwa ada penanganan terhadap kesehatan, yakni dari medis, karena biasanya banyak penyakit setelah banjir, seperti diare,” sebut Tigor M Siahaan, Citi Country Officer Indonesia, di Jakarta, Jumat (25/1/2013).

Tigor menjelaskan, penanganan terkait bencana banjir bukan hanya sebatas evakuasi. Penanganan pascabanjir juga menjadi sama pentingnya. Misalnya saja, perhatian terhadap kesehatan para warga yang menjadi korban banjir. Karena, lanjut dia, para korban banjir biasanya rentan terhadap wabah penyakit.

Oleh sebab itu, Citibank Indonesia pun tidak tinggal diam. Bersama dengan lembaga HOPE Foundation Indonesia, bank asing ini memberikan layanan kesehatan secara cuma-cuma. Tigor mengatakan, bentuknya adalah, “Mobile clinic. Itu maksudnya kami bikin tenda-tenda.”

Rencananya, klinik berjalan ini akan hadir di 10 lokasi di Jakarta, yakni di Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, dan Tangerang. Hari ini, klinik berjalan pun diadakan untuk yang pertama dari 10 lokasi, di Kampung Melayu, Jatinegara. "(Mobile clinic melayani sekitar) 5 ribu warga. Itu untuk 10 lokasi. Itu kira-kira ya karena kita tidak tahu berapa (korban banjir) per lokasi tapi antisipasinya demikian," kata Tigor.

Detailnya, Tigor mengatakan, warga korban banjir akan mendapatkan konsultasi kesehatan dari sejumlah dokter umum yang disediakan. Tidak hanya itu, warga pun mendapatkan obat-obatan secara gratis. “Kita mau bantu dengan bantuan dokter, obat-obatan. Ternyata banyak juga antusiasme dari warga yang mendaftar. Dan semua ini cuma-cuma,” tutur dia.

Lily Ham, Country Director Yayasan HOPE Indonesia, pun menambahkan, “Upaya rehabilitasi kesehatan perlu menjadi perhatian dan segera dilakukan. Korban bencana kini hidup dalam kondisi yang sangat tidak ideal. Permasalahan kesehatan yang terkait sanitasi dan gizi seringkali menjadi ancaman bagi mereka.”

Tigor menuturkan, sejumlah karyawan Citibank Indonesia juga turut ambil bagian dalam melayani korban banjir. Ada 40 staf bank ini yang ikut melayani warga di Kampung Melayu. Mengenai dana yang disediakan Citibank untuk kegiatan sosial ini, ia pun tidak bersedia memberikan detailnya. “Kami nggak lihat dari dananya, tapi pertolongan kami terhadap masyarakat,” tandasnya. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)