DBS Foundation Berikan Grant untuk Wirausaha Sosial

Euleen Goh, Chairman DBS Foundation, mengatakan, sebagai sektor yang masih cukup baru dan belum terlalu dimengerti oleh para investor, wirausaha sosial menghadapi tantangan lebih besar daripada bisnis tradisional pada umumnya.  Hal itu diungkapan Euleen dalamSocial Enterprise (SE) Summit pertama, dengan tema “Had Truths & Honest Conversations: Towards Real Impact” di Singapura.

Summit perdana ini menyediakan platform yang berharga untuk diskusi yang jujur dan terbuka mengenai kesulitan yang ditemui para pelaku wirausaha sosial. "Kami akan mempelajari kebutuhan dari pelaku wirausaha sosial,” ujar Euleen.

Para Wirausaha Sosial yang Mewakili Indonesia dalam acar DBS Social Entrepreneur Summit 2016 di Singapura Para Wirausaha Sosial yang mewakili Indonesia dalam acara DBS Social Entrepreneur Summit 2016 di Singapura

Saat ini, grant adalah bentuk pendanaan untuk wirausaha sosial paling utama yang dimiliki oleh DBS Foundation. Pada pertengahan tahun, Foundation akan membuka pendaftaran untuk para wirausaha sosial dari berbagai negara seperti Singapura, Hong Kong, Cina, India, Indonesia, dan Taiwan.

Nilai dari grant sendiri bervariasi dimulai dari SGD 50 ribu hingga SGD 100 ribu serta diberikan kepada wirausaha sosial yang memiliki dampak sosial tinggi, dengan tujuan untuk menumbuhkan serta membangun inisiatif dari mereka pada beberapa area yang sangat penting seperti kesehatan, pertanian, pendidikan,lingkungan berkelanjutan dan lain lain.

Foundation melakukan tiga pendekatan, yaitu pertama reach dan engage, yang dimaksudkan untuk membangun kesadaran dan advokasi kepada wirausaha sosial, dan akan diberikan informasi dan pengetahun mengenai lanskap wirausaha sosial di beberapa negara.

Beberapa program yang diadakan adalah Social Venture Challenge Asia, forum lokal, awards, dan workshop, serta AsiaForGood.com. Pada tahap pertama ini, peserta akan mendapat prototype grant sampai dengan SGD 50 ribu yang dapat digunakan untuk para social enterprise baru dalam me-develop prototype dan mulai masuk ke pasar.

Kedua, inovasi dan inkubasi, yang fokus pada bagaimana perubahan dan kebutuhan sosial di masyarakat, sehingga para wirausaha sosial dapat membuat model bisnis yang sesuai. Beberapa programnya seperti program inkubasi dan bootcamps, toolkits and case studies, serta skilled volunteering. Pada tahap ini, peserta akan mendapat organizational grant sampai dengan SGD100 ribu, yang dapat digunakan untuk membangun sistem operasional selama 2-4 tahun.

Terakhir, tahap grow and scale. Pada tahap ini, para wirausaha sosial akan mendapat scale up grant dengan jumlah yang disesuaikan dengan kebutuhan finansial mereka. Beberapa programnya yaitu program akselerasi, akses pasar dan advisory, serta customised financial tools.

Sejak diadakan tahun 2015, sudah 16 grant awardees yang dibagikan, 12 program partners, 60 social enterprise nurtured, 1000 lebih form aplikasi yang diterima, dll. Pada tahun 2016 ini, DBS Foundation mengundang lebih dari 120 social enterprise, seperti Nutri Coco, Deido, Enabled (Singapura), Ecofroggy International, Tree Pulse, First Respond (China), Mabow, Rice Revolution (Taiwan), Adiuvo Diagnostics, Robokidz (India). Lalu Du'Anyam, Bintang Sejahtera, Tiny School Movement (Indonesia), dan lain sebagainya.

Berikut adalah timeline acaranya, pembukaan pendaftaran (30 Juni 2016), penutupan pendaftaran (11 Agustus 2016), evaluasi form aplikasi (September-Oktober 2016), dan pengumuman pemenang (November 2016).

Dengan grant yang diberikan oleh foundation, maka para wirausaha sosial dapat menguji coba dan menciptakan prototipe serta meningkatkan proses. Para penerima grant akan bergabung dalam komunitas bersama dengan wirausaha lain dari Asia yang secara aktif akan terus didukung dan dipromosikan oleh foundation. Komunitas tersebut juga akan mendapatkan dukungan dalam bentuk bimbingan, pelatihan dan akses serta jaringan pemasaran.

Selain program hibah, Bank DBS juga mendukung wirausaha sosial dengan paket perbankan khusus, yaitu dibebaskan dari biaya layanan transaksi, menawarkan pinjaman modal dengan suku bunga yang menarik untuk memilih wirausaha sosial yang berkualitas.Dengan dana sumbangan senilai SGD 50 juta, Foundation bermaksud meningkatkan dampaknya di Asia untuk memberikan pendampingan melalui kewirausahaan sosial dan inovasi sosial. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)