DBS Hibahkan Sin$3 Juta untuk 2 Wirausahawa Sosial Lokal

DBS Foundation memberikan dana hibah sebesar Sin$3 juta kepada 19 wirausahawan sosial (Social Enterprise/SE), dua dari wirausahawan sosial itu bersal dari Indonesia yakni Tridi Oasis dan Waste4Change. Pendanaan tersebut dilakukan untuk mengembangkan bisnis dan meningkatkan dampak sosial di lingkungan mereka.

Sejak tahun 2015, DBS Foundation Social Enterprise Grant tercatat telah memberikan dana hibah sebesar US$10 juta kepada 93 wirausaha sosial di seluruh kawasan. “Sejak 2015, sebanyak 14 wirausaha sosial Indonesia telah berhasil menerima DBS Foundation Grant,” kata Mona Monika, Head of Group Strategic Marketing & Communications, PT Bank DBS Indonesia dalam konferensi persnya tadi pagi (13/01/2022).

Mona menambahkan, pihaknya juga akan mendukung SE untuk mencapai targetnya dengan memanfaatkan akses ke sumber daya bank yang beragam seperti pelatihan keterampilan dan pengembangan kapasitas, membuka kesempatan untuk membangun jaringan dan peluang bisnis, pengadaan, serta peningkatan kesadaran melalui berbagai prakarsa dan platform.

“BDSFoundation juga akan melakukan tinjauan paruh tahun dengan bisnis tersebut untuk memantau kemajuan mereka, dan bekerja sama dengan mereka untuk menyempurnakan dan mengembangkan rencana pertumbuhan,” kata dia. Dengan dana hibah tersebut, 19 Se yang terpilih akan memberikan dampak kepada 24.000 jiwa di seluruh kawasan Asia dengan menyediakan akses ke pelayanan kesehatan dan pendidikan berkualitas, serta meningkatkan mata pencaharian masyarakat sekitar. Bisnis-bisnis tersebut juga diharapkan dapat mengurangi emisi CO2 sebanyak 160.000 ton, serta mengurangi limbah makanan sebanyak 120.000 ton dan sampah plastik sebanyak 130.000 ton.

Sementara itu, Dian Kurniawati, Pendiri & CEO Tridi Oasis mengatakan bahwa kolaborasi tersebut membuat platform yang memproduksi botol plastik daur ulang itu belajar bagaimana wirausaha sosial dapat membuat perubahan sosial yang lebih besar dengan menerapkan strategi entrepreneurship/bisnis yang tepat. “Dana hibah yang diterima sudah kami rencanakan untuk mendanai studi lingkungan terkait proses daur ulang plastik kemasan berlapis yang lebih ramah lingkungan, serta memperbanyak tim kami untuk pengumpulan plastik kemasan berlapis di Tangerang,” kata Dian menambahkan.

Selaras dengan apa yang disampaikan Dian, Mohamad Bijaksana Junerosano, Pendiri dan CEO Waste4Change, menuturkan dana bantuan tersebut akan digunakan untuk menambah mitranya sebanyak 300 TPS 3R dan Bank Sampah Jabodetabek untuk mengelola lebih banyak sampah. “Akan ada peningkatan kapasitas dan asistensi, serta integrasi sistem informasi untuk usaha para mitra,” kata dia optimistis.

Hal ini, kata Mohamad, bukan hanya mengurangi jumlah sampah yang berakhir di TPA, tetapi juga dapat meningkatkan pemasukan dari para pelaku industri persampahan. Ke depan, DBS Foundation berkomitmen untuk mengembangkan wirausaha sosial untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi sekaligus menjawab berbagai isu sosial di Indonesia.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)