Deloitte Indonesia Bantu Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Terpencil

Karyawan Deloitte secara kolektif menggalang dana untuk memberikan bantuan yang berdampak langsung bagi anak-anak dan masyarakat di Lombok dan Agats, Papua agar mendapatkan kehidupan yang lebih layak.

 

Permasalahan utama yang menghantui penduduk di daerah terpencil adalah masih banyak yang hidup di bawah garis kemiskinan. Masalah berputar dari kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan. Hal inilah yang menjadi perhatian Deloitte Indonesia (DI) untuk membantu meningkatkan standar hidup masyarakat lokal, khususnya anak-anak. Melalui Impact Day 2018 bersama-sama menggalang dana untuk mendukung masyarakat di Lombok dan Agats, Papua yang kurang mampu, dan menyerahkan donasi.Ï

Menurut Claudia Lauw Lie Hoeng, Country Leader Deloitte Indonesia, pihaknya selalu berkomitmen dalam membuat perubahan secara positif khususnya terhadap masyarakat sekitar. "Nilai yang kami angkat di “Impact Day 2018” adalah untuk membantu mereka yang kurang beruntung sekaligus memotivasi mereka untuk meningkatkan standar hidupnya," kata Claudia.

Program CSR tahunan ini di bawah naungan Deloitte SHINES yang merupakan salah satu bentuk kepedulian Deloitte untuk masyarakat yang kurang mampu. Pada Impact Day yang ketujuh tahun ini, karyawan Deloitte secara kolektif menggalang dana untuk memberikan bantuan yang berdampak langsung bagi anak-anak dan masyarakat di Lombok dan Agats, Papua agar mendapatkan kehidupan yang lebih layak.

Melalui program ini, Deloitte Indonesia berhasil mengumpulkan dana Rp 400 juta yang akan disumbangkan kepada dua daerah yang membutuhkan khususnya Agats Asmat, Papua dan Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membangun pusat kegiatan bagi anak-anak setempat yang disebut “House of Hope”, di mana anak-anak setempat akan diberikan perawatan kesehatan, layanan rehabilitasi, serta tempat tinggal.

Steve Aditya, Clients and Markets Leader Deloitte Indonesia, menambahkan, seharusnya tidak ada anak yang harus menderita atau kehilangan harapan hidup. Dengan mendukung inisiatif Lombok's Forgotten Children, DI berusaha untuk membantu anak-anak Indonesia yang mengalami difabel, sakit, dan menderita kritis, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Barat dan Papua.

"Semua dukungan yang diberikan untuk Fiona Unity Foundation berkontribusi pada pembangunan pusat kegiatan untuk membantu para Lombok’s Forgotten Children dan meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya kesehatan, kemiskinan dan kelaparan di Indonesia," kata Fiona Forrest, pendiri Fiona Unity Foundation.

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)