Dukung OJK, Prudential Operasikan Mobil Literasi dan Edukasi Keuangan

PT Prudential Life assurance (Prudential Indonesia) mendukung program edukasi dan literasi keuangan yang digagas oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan mengoperasikan Mobil Literasi dan Edukasi Keuangan (SiMOLEK) di Jakarta dan Surabaya pada tanggal 19-24 Desember 2016 serta di Medan pada tanggal 26 – 30 Desember 2016. Empat mobil SiMOLEK yang dioperasikan Prudential Indonesia akan tersebar di lebih dari 60 pusat keramaian di tiga kota besar tersebut dan diperkirakan akan melayani lebih dari 3000 masyarakat.

Jens Reisch, Presiden Direktur PT Prudential Life Assurance, mengatakan, pihaknya mendukung dan berperan aktif dalam program edukasi yang diselenggarakan OJK untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap literasi keuangan, “Kami mendukung pengoperasian SiMOLEK dan optimistis bahwa inisiatif ini dapat mendorong tumbuhnya kesadaran penggunaan produk dan jasa keuangan,” jelasnya.

SiMOLEK yang dioperasikan oleh Prudential dilengkapi dengan berbagai fitur, fasilitas dan materi edukasi keuangan seperti produk, layanan dan lembaga jasa keuangan. Selain itu masyarakat juga bisa mengetahui tentang cara pengaduan, pelaporan, atau pertanyaan ke Layanan Konsumen OJK. Melalui edukasi ini masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kesadaran literasi keuangan dan mendorong serta meningkatkan minat dan kepercayaan masyarakat menggunakan produk dan jasa keuangan.

Selain melakukan kegiatan edukasi serta sosialisasi mengenai literasi keuangan, SiMOLEK besama-sama dengan Prudential Indonesia juga memberikan pemahaman akan pentingnya memiliki perlindungan asuransi, termasuk memperkenalkan produk-produk Prudential serta menampung berbagai pertanyaan terkait asuransi jiwa.

Mengenai potensi pasar asuransi jiwa, Prudential Indonesia mengaku optimis mengingat jumlah penduduk Indonesia adalah yang terbesar di Asia Tenggara, pertumbuhan kelas menengah yang begitu pesat, serta banyaknya jumlah UMKM yang terus tumbuh. Namun kenyatannya saat ini tingkat penetrasu asuransu jiwa di Indonesia masih rendah. Berdasarkan data OJK, September 2016, tingkat penetrasi industri asuransi jiwa baru mencapai 2,5 % berbanding dengan jumlah penduduk Indonesia 257 juta jiwa.

“SiMOLEK menjadi kesempatan bagi kami untuk turut meningkatkan pemahaman masyarakat tentang asuransi,” tambah Jens. Partisipasi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan termasuk pihak swasta dalam literasi dan inklusi keuangan diharapkan semakin memperluas akses informasi dan pemahaman masyarakat akan produk dan layanan yang ditawarkan lembaga jasa keuangan.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)