FSC Indonesia Ajak Konsumen Supermarket Menjadi Bertanggung Jawab

Untuk mengajak konsumen peduli hutan, FSC Indonesia melakukan edukasi konsumen dalam acara FSC Corner yang diselenggarakan di Giant Poin Square Lebak Bulus Jakarta. FSC Corner merupakan bagian dari rangkaian program edukasi konsumen #PeduliHutanBerawalDariRumah khusus untuk konsumen supermarket di Indonesia agar konsumen mengenali manfaat memilih produk bersertifikat FSC bagi kelestarian hutan.

“Misi FSC untuk menjaga keberlangsungan fungsi hutan demi generasi anak cucu kita harus dimulai dari edukasi konsumen,” ujar Indra Setia Dewi, Business Development FSC Indonesia di Jakarta (12/5/2017).

Menurut Indra, konsumen merupakan ujung tombak yang menentukan permintaan pasar. Oleh karena itu, pihaknya mendorong konsumen supermarket untuk mulai memilih produk yang bertanggung jawab terhadap lingkungan, agar produsen mulai memikirkan untuk memproduksi barang-barang yang tidak lagi merusak hutan dan lingkungan.

FSC (Forest Stewardship Council) merupakan organisasi internasional non profit yang mendorong pengelolaan hutan yang bertanggung jawab melalui pengembangan sertifikasi ekolabel di seluruh dunia. Sebanyak lebih dari 196 juta hektar hutan dunia telah tersertifikasi oleh FSC, sedangkan di Indonesia baru 2,7 juta hektar hutan yang telah bersertifikat FSC.

Kegiatan FSC Corner 2017 dilaksanakan oleh FSC Indonesia bersama Tetra Pak Indonesia dan beberapa mitra FSC di Indonesia, diselanggarakan di 8 hingga 10 supermarket di wilayah Jabodetabek selama bulan Mei hingga September 2017. Kegiatan edukasi FSC Corner melibatkan pengunjung melalui aisle visit yaitu perjalanan menyusuri rak-rak penyimpanan produk sambil menunjukkan produk bersertifikat FSC dan menjelaskan manfaat mengkonsumsi produk berlabel FSC terhadap lingkungan.

Kegiatan edukasi lainnya juga dilakukan dengan menempatkan pojok informasi berupa booth khusus FSC dimana pengunjung dapat berdiskusi mengenai manfaat produk berlabel FSC, bagaimana mendapatkannya, dan masih banyak lagi.

Selain itu, peletakan drop box sampah kemasan bagi tempat penampungan sampah kemasan air minum berbahan dasar karton yang diprakarsasi oleh Tetra Pak Indonesia dan didukung oleh FSC Indonesia yang diberikan kepada Giant Poin Square Lebak Bulus Jakarta. Program Drop Box sampah kemasan ini merupakan upaya Tetra Pak untuk mendaur ulang sampah kemasan minuman karton sebagai bagian dari program pengelolaan sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menuju Indonesia bebas sampah 2020.

Kegiatan edukasi konsumen terhadap kepedulian pengelolaan hutan yang bertanggung-jawab ini kemudian dilanjutkan dengan membangun jaringan pemilahan sampah kemasan karton serta kegiatan pengumpulannya, yaitu dengan meluncurkan program peletakan drop box sampah kemasan karton sebagai tempat penampungan sampah kemasan minuman berbahan dasar karton yang diprakarsasi oleh Tetra Pak Indonesia dan didukung penuh oleh FSC Indonesia, yang kemudian diberikan kepada Giant Poin Square Lebak Bulus Jakarta.

"Program drop box sampah kemasan ini merupakan upaya Tetra Pak untuk memberikan edukasi pemilahan sampah sedini mungkin kepada konsumen dan merupakan ajakan kepada seluruh stake-holders Industri makanan dan minuman untuk ikut bersama dalam melakukan daur ulang sampah kemasan minuman karton sebagai bagian dari program pengelolaan sampah dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menuju Indonesia bebas sampah 2020", ujar Reza Andreanto, Environment Manager Tetra Pak Indonesia.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)