FSI Peka Fund Donasikan Rp 900 Juta Untuk 2 Yayasan

Reksa Dana First State IndoEquity Peka Fund (FSI Peka Fund) yang dikelola oleh First State Investments Indonesia (FSI Indonesia) dengan Citibank Indonesia sebagai distributor eksklusif dan bank kustodian, memberikan donasi sebesar Rp 900 juta kepada dua yayasan, yakni Yayasan Kelola dan The Borneo Orangutan Survival Foundation (Yayasan BOS).  Donasi ini berasal dari 0,5 persen nilai investasi yang dikelola di dalam FSI Peka Fund.

Reksa Dana First State IndoEquity Peka Fund (FSI Peka Fund) yang dikelola oleh First State Investments Indonesia (FSI Indonesia) dengan Citibank Indonesia sebagai distributor eksklusif dan bank kustodian, memberikan donasi sebesar Rp 900 juta kepada dua yayasan, yakni Yayasan Kelola dan The Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF).

“Kami bersama Citibank selain mengelola dana nasabah juga mendonasikan,” sebut Hario Soeprobo, Presiden Direktur FSI Indonesia, di Jakarta, Selasa (26/3/2013).

FSI Peka Fund adalah reksa dana pertama yang mengusung konsep tanggung jawab sosial di Indonesia. Hario mengatakan, FSI Indonesia dan Citibank Indonesia berinisiatif untuk menetapkan biaya pengelolaan reksa dana FSI Peka Fund yang lebih rendah, agar para investor dapat berpartisipasi dalam pelaksanaan program pengembangan masyarakat dan lingkungan di Indonesia, tanpa mempengaruhi kinerja reksa dana yang bersangkutan.

FSI Peka Fund secara aktif selalu mencari organisasi atau yayasan yang bergerak dalam pengembangan masyarakat dan lingkungan,” tambah Harsya Prasetyo, Director-Retail Investment & Consumer Treasury Head Citi Indonesia, dalam kesempatan yang sama.

Organisasi atau yayasan yang dicari adalah yang bersifat action-based. Karena, terang Harsya, tujuan pendanaan dari FSI Peka Fund adalah untuk mendatangkan perubahan konkrit dan nyata bagi masyarakat. Karena itu, donasi pun digelontorkan bagi Yayasan Kelola dan Yayasan BOS.

Tahun 2012, dana dari FSI Peka Fund telah membantu seniman-seniman Indonesia melalui Yayasan Kelola. Tahun ini, yayasan tersebut masih mendapatkan donasi dengan angka yang bertambah. Kalau tahun lalu, donasi yang didapatkan Yayasan Kelola sebesar Rp 400 juta, maka tahun ini jumlahnya menjadi Rp 500 juta. Selain itu, FSI Peka Fund juga memberikan sumbangan sebanyak Rp 400 juta kepada Yayasan BOS.

Linda Hoemar, Ketua Pengurus Yayasan Kelola, mengatakan, “Dengan sumbangan dana FSI Peka Fund, tahun lalu kami berhasil mendukung penciptaan dan pementasan karya 11 peraih Hibah Seni Kelola, yang menjangkau lebih dari 8.000 penonton di delapan provinsi di Indonesia.”

Sementara itu, Jamartin Sihite, CEO Yayasan BOS, menuturkan bahwa dukungan pendanaan seperti yang diberikan FSI Indonesia dan Citibank Indonesia sangat membantu yayasan dalam mengeloa area konservasi sebagai habitat orangutan, sekaligus mengoperasikan dua pusat rehabilitasi orangutan di Kalimantan yang sekarang ini merawat lebih dari 800 orangutan. “Tanpa tindakan dan perubahan nyata melindungi orangutan dan hutan yang menjadi habitatnya, dalam satu atau dua dekade ke depan, orangutan diperkirakan akan punah,” ujar Jamartin. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)