Sinergi Dompet Dhuafa - PTTEP Salurkan Bantuan Rp42 Miliar

PTT Exploration and Production Public Companity Limited (PTTEP), sebuah perusahaan tambang minyak bumi asal Thailand menjalin kemitraan dengan Dompet Dhuafa untuk salurkan dana coorporate social responsibility (CSR) senilai Rp42 miliar. Rencananya dana ini akan ditujukan untuk memajukan kesehatan dan pendidikan di Indonesia.

IMG_20140703_172050

Melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan lembaga non-profit di Indonesia ini, PTTEP berkomitmen untuk berkontribusi terhadap pengembangan masyarakat Indonesia secara jangka panjang. Berdasarkan perjanjian kemitraan, PTTEP akan bersama – sama mengelola kedua proyek CSR dan memberikan dukungan yang diperlukan, termasuk anggaran. Selain itu, karyawan perusahaan juga akan secara sukarela terlibat dalam proyek tersebut.

"Untuk proyek kesehatan, kami akan membentuk pusat layanan kesehatan gratis bernama Gerai Sehat PTTEP yang terletak di Desa Rorotan. Layanan kesehatan ini bersifat cuma – cuma dan akan melayani orang – orang yang tinggal di tiga kecamatan di jakarta utara, yakni Cilincing, Koja, dan Tanjung Priuk,” jelas Ahmad Juwaini, Direktur Dompet Dhuafa.

Adapun untuk tujuannya, Juwaini menuturkan programnya tersebut dilakukan untuk melayani kebutuhan dasar perawatan medis yang begitu diperlukan masyarakat setempat, seperti kesehatan umum, klinik ibu dan anak, kedokteran gigi, farmasi dan laboratorium. “Untuk kesehatan jumlah proyek kita sekitar Rp 36 miliar atau setara dengan US$3,1 juta,” imbuhnya.

Sementara itu, sehubungan dengan program pendidikan Juwaini memaparkan, “Akan ada pemberian beasiswa dan kebutuhan penting untuk 20-siswa kurang mampu selama dua tahun melalui proyek beasiswa PTTEP-Beastudi etos.” Beasiswa tersebut dikhususkan bagi pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi.

Adapun untuk tujuannya, Juwaini menuturkan programnya tersebut dilakukan untuk melayani kebutuhan dasar perawatan medis yang begitu diperlukan masyarakat setempat, seperti kesehatan umum, klinik ibu dan anak, kedokteran gigi, farmasi dan laboratorium. “Untuk kesehatan jumlah proyek kita sekitar Rp36 miliar atau setara dengan US$3,1 juta,” imbuhnya.

Sementara itu, sehubungan dengan program pendidikan Juwaini memaparkan, “Akan ada pemberian beasiswa dan kebutuhan penting untuk 20-siswa kurang mampu selama dua tahun melalui proyek beasiswa PTTEP-Beastudi etos.” Beasiswa tersebut dikhususkan bagi pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi.

Adapun bagi siswa yang ingin mendapatkan beasiswa tersebut, mereka harus melewati tahap penyaringan dulu untuk kemudian dikirim ke lima universitas terkemuka di Indonesia untuk belajar di tiga bidang, yakni engineering, geofisika, dan medis. “Beasiswa ini akan mendukung studi mereka sepanjang empat tahun di universitas

Titi Thongjen, General Manager Cabang TEP di Indonesia, mengaku terpukau dengan potensi generasi penerus bangsa yang memiliki semangat belajar yang tinggi. Oleh karena itu, ia berkomitmen untuk menjaga kemitraan dengan Dompet Dhuafa untuk terus memberikan kontribusi kepada masyarakat, yang notabene berada di kawasan operasional mereka. “Dengan bekerja sama bersama Dompet Dhuafa, kami memiliki keyakinan yang kuat bahwa program CSR kami benar – benar akan menguntungkan rakyat Indonesia,” tuturnya. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)