Gaya Divisi Digital Telkom di Kegiatan Sosial

Divisi Digital Service Telkom Indonesia dan Open Trip gelar kegiatan sosial untuk anak-anak pengidap kanker di Bandung, Jawa Barat. (Foto : Istimewa).

PT Telelomunikasi Indonesia (Persero) Tbk menyerahkan bantuan untuk anak-anak pengidap kanker dari Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) Bandung dengan mengajak anak-anak ini berwisata ke Kota Mini, Floating Market, Lembang, Bandung Jawa Barat, pada pekan lalu.

Acara sosial yang bertajuk Cheerful Trip ini digelar oleh Divisi Digital Service (DDS) Telkom Indonesia  bersama perusahaan rintisan (start up) Open Trip. David Cuh Sihotang, CEO Open Trip, dalam keterangannya menyebutkan kegiatan sosial ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kanker Anak Sedunia yang diperingati pada 15 Februari setiap tahunnya. “Acara ini sekaligus salah satu bentuk kepedulian DDS Telkom Indonesia dan juga Open Trip terhadap anak-anak penderita kanker yang merupakan pahlawan di keluarga mereka,” jelas David dalam keterangan tertulisnya (13/02/2018).

DDS Telkom Indonesia dan Open Trip merangkul YKAKI karena melihat organisasi tersebut berpartisipasi aktif di bidangnya dan konsisten melaksanakan kegiatan-kegiatan yang membangkitkan semangat dari anak-anak pederita kanker. “Selain itu YKAKI juga kami lihat mempunyai komunitas yang bagus sehingga semangat kolaborasi itu sendiri bisa tercipta dengan baik,” David memaparkan.

Acara Cheerful Trip itu difokuskan pada kegiatan-kegiatan yang menguatkan interaksi antara peserta yang sekaligus menjadi kakak asuh dari anak-anak dengan kanker melalui berbagai aktivitas seperti treasure hunt dan mewarnai gambar. “Kita ingin menciptakan kegiatan yang bermakna sehingga baik anak-anak maupun peserta mendapatkan energi positif dari satu sama lain,“ tutur David.

Kegiatan sosial ini sekaligus menjadi komitmen DDS Telkom Indonesia dan Open Trip untuk menciptakan budaya kepedulian akan sesama melalui setiap pekerjaan dan kegiatan yang dilakukan. “Open Trip ingin menciptakan gaya traveling yang selalu mempunyai makna sosial di dalamnya. Kita ingin Open Trip menjadi pemicu bangkitnya kesadaran traveler untuk berkontribusi pada lingkungan sekitar saat traveling,” David menjelaskan.

Adapun pemilihan lokasi wisata di Kota Mini alias Mini Town itu karena lokasi ini merupakan salah satu destinasi pariwisata unggulan.  “Kami juga ingin membantu pariwisata di daerah tersebut agar nantinya bisa lebih terkenal di Indonesia,” David menerangkan.

Tujuan tersebut dipandang David sejalan dengan misi Open Trip untuk membantu meningkatkan industri pariwisata dengan mendorong pertumbuhan perjalanan wisata di Indonesia, meningkatkan kualitas pelayanan trip leader di Indonesia, membuka destinasi-destinasi yang belum terangkat di Indonesia, dan tentunya meningkatkan ekonomi para pelaku pariwisata di Indonesia. “Kami yakin Open Trip akan menjadi aplikasi marketplace open trip terbaik di Indonesia. Kita ingin memberikan pengalaman yang terbaik buat pengguna kita,” kata David.

Pengguna yang ingin menikmati berbagai fitur Open Trip bisa mengunduh aplikasi Open Trip App di Play Store dan App Store. Open Trip adalah aplikasi marketplace yang mempertemukan trip leaders yang menawarkan pengalaman wisata (trip) dan traveler yang mencari pengalaman wisata yang unik, berkesan dan kaya pengalaman. Aplikasi ini menjadi salah satu peserta dalam Program Digital Amoeba Telkom Indonesia, yakni program internal digital startup bagi karyawan Telkom Indonesia. Melalui program Digital Amoeba,  Telkom Indonesia mengadakan inhouse innovation demi mendorong karyawannya untuk berinovasi.

 

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)