Gerakan Mengurangi Sampah Plastik

Mengusung tajuk Recycle more, Waste less, Bank DBS Indonesia memprakarsai gerakan yang bertujuan memberikan kesadaran peduli lingkungan dengan cara mengurangi sampah terutama sampah plastik.

Bank asal Singapura ini menggandeng komunitas dan wirausaha sosial untuk bersama-sama menumbuhkan gaya hidup mengurangi sampah. Gaya hidup ini bisa dimulai dengan mengurangi penggunaan kantong plastik, membawa botol minum dan sedotan sendiri, dan lain-lain.

Komunitas yang bermitra dengan Bank DBS Indonesia yakni WWF Indonesia, Waste4change, Cleanomic, Zero Waste Indonesia, Evoware, dan Weekend Workshop. Tidak hanya itu, Bank DBS Indonesia juga bekerjasama dengan retail chain yaitu Mall Kota Kasablanka, Krispi Kreme, All Fresh, Cinema XXI & Premier XXI, dan All Fresh.

Novrizal Tahar, Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dalam sambutannya mengapresiasi aksi Bank DBS Indonesia dalam membantu pemerintah mewujudkan Indonesia Bersih Sampah 2025.

Persoalan sampah tidak bisa disepelekan dan harus terus-menerus diangkat menjadi isu publik. Novrizal menyebutkan sebanyak 72% masyarakat Indonesia belum begitu peduli dengan pengelolaan sampah, sehingga akar dari penyelesaian sampah ini harus dimulai dari kepedulian masing-masing individu. Selain itu, masih lemahnya penanggulangan sampah yang dilakukan oleh pemerintah setempat

"Pengelolaan sampah yang ideal baru dilaksanakan 32%. Ini merupakan jumlah yang sangat rendah. Masyarakat juga hendaknya sadar untuk mulai memilah sampah. Semaksimal mungkin sampah dipilah dan didaur ulang agar bisa menjadi bahan baku lagi," ungkap Novrizal

Rupanya, di balik tagline Recycle more, Waste less yang diprakarsai Bank DBS Indonesia, ada filosofi yang dijunjung tinggi. Mona Monika, Executive Director Head of Group Strategic and Marketing Communications PT Bank DBS Indonesia, memaparkan filosofi ini. "Tagline ini kami maksudkan untuk mendorong masyarakat menikmati hidup sebaik mungkin di tempat tinggal yang sustain. Untuk mencapai itu, tentu kita harus merawat tempat tinggal tersebut. Nah, salah satunya adalah dengan mengurangi sampah. Filosofi itu yang membawa kami pada kampanye Recycle more, Waste less ini," jelas Mona.

Dalam mewujudkan kampanye ini, Bank DBS Indonesia mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dengan cara pledging di microsite Banķ DBS Indonesia, go.dbs.com/id-rmwl. Masyarakat juga bisa posting foto kreasi masing-masing yang diberi tagar #RecyclemoreWasteless dan #IndonesiaBebasSampah2025.

Setiap satu dukungan akan dihargai senilai Rp1.000 nantinya akan digunakan untuk program edukasi dan pengentasan masalah sampah di Indonesia. Program edukasi ini bekerja sama dengan Waste4Change.

Muhammad Bijaksana Junerasano (Sano), Founder Waste4Change, memyampaikan keprihatinnya terhadap kondisi penumpukan sampah di Indonesia. Oleh karena itu, Waste4Change yang telah 13 tahun mengedukasi masyarakat untuk memilah sampah lewat program Akademi Bijak Sampah, berharap Recycle more, Waste less bisa mendukung program mereka.

"Indonesia masih kekurangan fasilitas pemilahan sampah. 81% sampah dicampur di TPS. Jadi sistem pemilahan sampah belum benar. Yang harus diubah bukan hanya perilaku masyarakat melainkan keseluruhan sistemnya," papar Sano.

Organisasi lainnya yang menjadi mitra adalah WWF Indonesia. Imam Musthofa, Direktur Kelautan dan Perikanan WWF Indonesia, menyampaikan, adanya kesamaan visi misi antara pihaknya dan Bank DBS Indonesia yaitu mewujudkan Indonesia Bebas Sampah 2025.

Mitra lain seperti Cleanomic punya cara kerja sama yang cukup berbeda dengan Bank DBS Indonesia. Platform digital yang mengkurasikan barang dan jasa yang bertema peduli lingkungan ini memberikan diskon 15% tiap pembelian produk bagi penggunanya yang membayar lewat Bank DBS Indonesia.

Sedangkan Evoware, mitra yang hadir dengan produk ramah lingkungan akan membantu mengkampanyekan pledging dengan cara berbeda."Kami akan memberikan bamboo straw bagi masyarakat yang berpartisipasi pledging lewat unggahan foto," ujar David Christian, Founder Evoware.

Yang terakhir dan tidak kalah penting adalah peran retail partner, dua yang disebutkan diantaranya adalah Krispi Kreme dan Mall Kota Kasablanka. Krispi Kreme akan memberikan green kit berupa stainless straw setiap pembelian minimal 100 ribu menggunakan kartu kredit maupun debit Bank DBS pada saat weekend.

Sedangkan di Mall Kota Kasablanka, akan didirikan booth untuk menukarkan struk pembelanjaan menggunakan debit maupun kartu kredit Bank DBS dari semua tenant yang ada di sana. Struk bisa ditukarkan dengan hadiah langsung berupa green kit.  "Kampanye Recycle more, Waste less ini akan dimulai dari 5 Juli hingga 30 September 2019," ujarnya.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Tags:
Bank DBS DBS

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)