Go-Jek Santuni 100 Anak Yatim di Kota Bandung

Go-Jek memberikan santunan ke 100 anak yatim di Kota Bandung melalui beberapa yayasan, seperti SLB Hasrat Mulia di Marga Asih, Yayasan Amanah Bhakti Mekar Sari di Kiara Condong, Yayasan Rumah Yatim di Lodaya, dan Panti Asuhan di Kecamatan Ciparay, Bandung.

Penyerahan tersebut disaksikan langsung oleh Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana dan jajaran Pemerintah Kota Bandung. Kegiatan ini diadakan untuk mempererat tali silaturahmi antara perusahaan, Pemerintah Kota Bandung dan masyarakat Bandung.

Becquini Akbar, Strategic Region Head Jawa Barat & Banten Go-Jek, mengatakan, sejak hadir di Kota Bandung pada  2015, pihaknya berkomitmen untuk membantu meningkatkan perekonomian Kota Bandung. “Melalui acara ini, kami ingin memperkuat tali silaturahmi dan hubungan baik kami dengan masyarakat Bandung,” ujarnya.

Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) tahun 2017 merilis bahwa Go-Jek telah berkontribusi sebesar Rp187 miliar per tahun untuk perekonomian Kota Bandung melalui penghasilan mitra pengemudi dan mitra UMKM.

Dalam riset yang sama, perusahaan juga disebut mengurangi tekanan pengangguran di Kota Bandung dengan memperluas kesempatan kerja pada pekerja informal. Lebih jauh, dalam risetnya dikatakan, penghasilan mitra pengemudi Go-Jek Kota Bandung meningkat 19%, sementara itu sebesar 80% mitra pengemudi merasakan kenaikan kualitas hidup setelah bergabung.

“Pencapaian ini tentunya tidak akan terwujud tanpa adanya dukungan dari berbagai pihak,” ujar Becquini.

Masih diterangkan dalam riset yang sama, sebanyak 84% dari jumlah mitra UMKM Go-Jek Kota Bandung kini telah go-online sehingga meningkatkan volume transaksi dan meningkatkan aset usaha. “Pemanfaatan teknologi merupakan cara yang paling tepat untuk memecahkan masalah ketimpangan ekonomi. Di sini kami gunakan teknologi untuk menyetarakan kesempatan berusaha karena hal inilah yang sangat dibutuhkan oleh UMKM untuk mereka naik kelas,” terang Becquini.

Selama 2018, Go-Jek telah mendukung berbagai program Pemerintah Kota Bandung, khususnya dalam pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Bandung seperti Go-Food Festival Bandung, pelatihan UMKM Go-Jek Wirausaha yang sudah diikuti 200 UMKM, dan relaunching kawasan kuliner Kota Bandung, yakni Cibadak Culinary Night bersama dengan Go-Pay. “Dengan ekosistem yang kami buat, Go-Jek membantu UMKM memperluas pasarnya, membantu pencatatan keuangan dan meningkatkan inklusi keuangan, serta menekan biaya operasional dengan adanya layanan yang lebih efisien.” ujar Becquini.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyambut kegiatan santunan sekaligus tabligh akbar yang diselenggarakan bersama Go-Jek. Karena selaras dengan visi kota Bandung sebagai kota agamis.

“Saya mengapresiasi kehadiran Go-Jek di Kota Bandung dalam memberdayakan ekonomi masyarakat. Semoga kerjasama yang telah terbangun selama ini dapat tetap terjaga dan ditingkatkan,” ujarnya. Untuk diketahui, sampai akhir 2018 ini ada 167 kota dan kabupaten yang telah dimasuki Go-Jek, termasuk di beberapa negara di Asia Tenggara.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)