Go-Pay Kembangkan Filantropi Digital

Setelah sebelumnya telah bekerja sama dengan Baznas dan Kitabisa.com, Go-Pay kini juga berkolaborasi dengan Filantropi Indonesia untuk mengembangkan inovasi donasi dan filantropi digital.

Aldi Haryopratomo, CEO Go-Pay, mengatakan, kolaborasi dengan filantropi Indonesia ini merupakan bagian dari inisiatif terbaru Go-Pay, yaitu Go-Pay for Good. Menurutnya, masyarakat Indonesia memiliki semangat membantu sesama yang sangat tinggi. Sebagai fintech yang memiliki jaringan dan teknologi tinggi, Go-Pay ingin membangun ekosistem digital yang bisa membantu orang-orang untuk berbagi lebih banyak lagi ke Yayasan, komunitas, serta seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan.

“Saya juga memperhatikan misalnya ketika ada driver yang membutuhkan bantuan, rekan sesama driver dengan cepat dan sigap saling membantu. Dari sini saya berpikir kenapa kami tidak membuat sesuatu yang bisa mewadahi, kami ingin menjadi jembatan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, ada tiga tujuan dalam kolaborasi tersebut; memfasilitasi organisasi anggota Filantropi Indonesia dalam pemanfaatan Go-Pay dalam donasi digital, capacity building bagi organisasi anggota Filantropi Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital untuk donasi, dan kampanye bersama terkait donasi digital.

“Program ini memudahkan pengguna Go-Pay berdonasi ke ratusan organisasi, rumah ibadah, cukup dengan scan kode QR atau memilih Go-Pay sebagai metode pembayaran. Pemanfaatan teknologi pembayaran nontunai dalam berdonasi ini dapat membuat pengumpulan donasi untuk masyarakat menjadi lebih mudah, aman, dan transparan,” ujarnya.

Erna Witoelar, Co-chair Badan Pengarah Filantropi Indonesia, mengharapkan, kolaborasi ini bisa mengakselerasi transformasi perkembangan filantropi di Indonesia dari konvensional ke digital. Ia yakin, pemanfaatan pembayaran digital ini akan meningkatkan jumlah donasi.

“Filantropi dunia sudah banyak yang memakai digital. Bisa meningkatkan efektivitas dan jangkauan filantropi khususnya penggalangan donasi ke publik. Potensi donasi kita cukup besar dan nilainya mencapai Rp 200 triliun, tapi yang terkumpul secara terorganisir baru sekitar Rp 6 triliun per tahun,” katanya.

Sebelumnya, Go-Pay juga telah berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam menghadirkan inovasi sedekah digital menjelang Bulan Suci Ramadhan tahun 2018. Kemudian berlanjut dengan Baznas dan Kitabisa.com dalam pengumpulan dana untuk korban bencana gempa di Lombok, gempa dan tsunami di Palu-Donggala, serta tsunami di Banten dan Lampung.

Sampai saat ini yang menjadi rekan donasi ada sekitar 182 organisasi dan Masjid di 14 kota. Sejak April 2018 hingga Februari 2019, donasi digital Go-Pay telah membantu mengumpulkan Rp13 miliar dari sekitar 131.000 donatur.

 

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)