Grup Hasnur Beri Beasiswa Juara Dunia Karate

karateka Fauzan (kiri)

Untuk mencapai visinya memberikan kontribusi kepada perbaikan untuk masyarakat, bangsa dan dunia, Grup Hasnur menaruh perhatian yang seimbang antara aspek ekonomi, lingkungan dan sosial dalam menjalankan kegiatan usahanya.

Salah satuya, memberikan beasiswa pendidikan bagi putra-putri Indonesia berprestasi dalam aktivitas corporate social responsibility (CSR).Manajemen Grup Hasnur menyadari bahwa kehadirannya membawa dampak yang signifikan terhadap wilayah di mana operasional perusahaan dijalankan..

Program pengembangan masyarakat dan lingkungan yang patut diteladani ditambah dengan sikap sebagai warga korporasi yang bertanggung jawab merupakan aktivitas yang utama dan salah satu faktor yang menghasilkan kesuksesan perusahaan yang berkelanjutan.

“Dengan menyediakan kesempatan yang sama untuk setiap orang mengembangkan potensinya dalam semangat kebersamaan, mengoptimalkan nilai dari potensi ekonomis dengan memelihara kelestarian lingkungan dan menerapkan tata kelola perusahaan yang baik menjadi komitmen Grup Hasnur dalam menjalankan kegiatan CSR,” jelas Komisaris Grup Hasnur, Hasnuryadi Sulaiman.

Baru-baru ini misalnya, Grup Hasnur memberikan beasiswa bagi Fauzan, atlet karate asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan yang memenangi Kejuaraan Dunia Karate Tradisional 28-29 Desember 2017 di Praha, Republik Ceko, untuk melanjutkan studi.

Pemuda berusia 21 tahun itu memperoleh beasiswa untuk kuliah di Politeknik Hasnur, perguruan tinggi milik Yayasan Hasnur Centre. Sebelumnya, Fauzan sempat tidak meneruskan pendidikannya setamat bangku sekolah menengah atas, tiga tahun yang lalu.

Kepastian itu setelah Ojan, panggilan akrab Fauzan, menandatangani surat perjanjian kerja yang ditawarkan manajemen Grup Hasnur kepadanya, Jumat (10/08/2018). "Syukur alhamdulillah, saya bisa melanjutkan studi dan terus berusaha meraih prestasi di olahraga yang saya tekuni," ujar Fauzan, seraya mengatakan keputusannya ini direstui kedua orangtuanya serta mendapat dukungan pula dari sang pelatih, Mustafa.

Hasnuryadi menjelaskan, grup usaha asal Banua (sebutan populer Kalimantan Selatan) yang didirikan oleh almarhum Haji Abdussamad Sulaiman HB ini menaruh perhatian tinggi terhadap bidang keolahragaan. "Tidak hanya sepakbola, tapi juga cabang-cabang olahraga lainnya. Karena lewat olahraga kita juga bisa mewujudkan kebanggaan Banua," tegas anggota DPR RI yang kini juga menjadi manajer klub sepakbola PS Barito Putera tersebut.

Pages: 1 2

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)