TNC Tuangkan Cerita Konservasi dalam “Sekolah di Atas Bukit”

Ahmad Fuadi bercerita tentang pengalamannya selama menjadi anggota TNC. Ahmad Fuadi bercerita tentang pengalamannya selama menjadi anggota TNC.

The Nature Conservancy (TNC) Program Indonesia meluncurkan buku kumpulan kisah inspiratif tentang pengalaman konservasi di Kalimantan Timur. Buku dengan judul “Sekolah di Atas Bukit” tersebut merangkum 31 cerita dari staf dan mitra TNC, mulai dari belajar menghormati kekuatan alam, memahami kebudayaan sekaligus kebutuhan masyarakat di berbagai pelosok Kalimantan, serta pengalaman mengatasi kesulitan dan keraguan akan keberhasilan upaya konservasi di lapangan.

“Tulisan-tulisan tersebut adalah hikayat daya hidup, yang dirayakan oleh mereka yang percaya bahwa konservasi adalah tugas dan kewajiban setiap umat manusia yang masih bernafas hari ini,” ungkap Ahmad Faudi, penulis buku best seller yang juga pernah bekerja di TNC.

TNC telah terlibat langsung dalam berbagai upaya konservasi berbasis ilmiah untuk mendukung penyelesaian permasalahan lingkungan di Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur sejak tahun 2001. Bentang alam yang indah dan keanekaragaman hayati berlimpah di kabupaten tersebut saat ini tengah menghadapi ancaman perusakan dan penggundulan hutan yang menyebabkan terganggunya iklim dan rusaknya hutan yang menghidupi masyarakat sekitar dan menyokong habitat berbagai satwa liar dan dilindungi seperti orang utan.

Agustina Tandi Bunna, Berau Communications Specialist TNC, mengatakan peran sebagai outreach sangat menantang. Ibu dua anak tersebut selalu menemukan hal-hal baru, tidak hanya dari alam namun juga dari orang-orang yang pernah ia temui selama perjalanan. “Saya harap buku ini dapat menginspirasi dan membuat kita tergerak untuk berbuat sesuatu bagi manusia dan bumi ini,” ujarnya.

Direktur Program Terestrial TNC Indonesia, Herlina Hartanto, menjelaskan, peluncuran buku “Sekolah di Atas Bukit” memiliki tujuan utama untuk meningkatkan pengetahuan dan minat masyarakat akan upaya-upaya konservasi di Indonesia. TNS yang memiliki slogan “Melindungi Alam, Melestarikan Kehidupan” mengandung pesan sederhana: alam harus dilindungi agar manusia dan makhluk hidup lainnya dapat terus hidup.

“Buku ini kami persembahkan sebagai apresiasi atas kerja keras pelaku konservasi di seluruh Indonesia, sekaligus sebagai persembahan kami untuk Hari Bumi,” ungkapnya. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)