Hijaukan Bumi, FIF Group Tanam 4.500 Pohon Endemik di 55 Titik se-Indonesia

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut, bencana alam yang terjadi di Indonesia dalam kurun waktu 1 Januari hingga 26 Juni 2021 terjadi banjir di 568 lokasi, bencana akibat puting beliung 354 titik (mayoritas Nusa Tenggara, Sulawesi, dan Sumatra), lalu longsor di 265 titik, belum lagi desa rawan kebakaran hutan, dan titik desa rawan gempa bumi yang jumlahnya lebih dari 40.000 titik.

Merespons hal tersebut sekaligus memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh setiap tanggal 5 Juni, PT Federal International Finance (FIF Group) tergerak untuk dapat ikut andil dan berkontribusi dalam menjaga dan memelihara alam dan lingkungan.

Salah satu anak perusahaan PT Astra International Tbk ini mengadakan kick off Hijaukan Bumi dan Lingkungan “Penanaman Pohon Endemik FIFGroup 2021” sekaligus pemecahan rekor MURI untuk penanaman 4.500 pohon endemik - pohon ketapang dengan nama latin Terminalia catappa secara serentak di 55 titik seluruh Indonesia.

Esther Sri Harjati, Human Capital, General Support, & Corporate Communication Director FIF Group mengatakan, aksi ini merupakan bagian dari Pilar Penghijauan perusahaan yang diwujudkan dalam komitmen pengelolaan lingkungan serta program-program perbaikan lingkungan lainnya. Hal ini sejalan dengan tujuan 13 pada Sustainable Development Goals (SDGs) tentang perubahan iklim.

"Penyebab perubahan iklim ini tidak hanya karena bencana alam, tetapi juga akibat yang dilakukan oleh manusia itu sendiri. Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, hingga akhir Mei 2021 ini, sekitar 29 ribu hektare hutan terbakar. Besarnya kebakaran hutan ini diperparah oleh pembakaran hutan untuk pembebasan lahan serta perluasan area pembangunan, belum lagi penebangan pohon ilegal yang membuat lebih banyak pohon yang hilang di bumi ini," katanya dalam keterangan resmi yang dikutip SWA Online, Jumat (02/07/2021).

Hadir dalam kesempatan yang sama, Yulian Warman, Chief of Corporate Communication & CSR FIFGroup dan Kepala Wilayah serta Kepala Cabang FIFGroup dari 55 titik pelaksanaan kegiatan tanam pohon mengatakan, pemilihan bibit pohon endemik bertujuan agar keberlangsungan ekosistem pohon endemik terus terjaga. Program ini juga telah dipersiapkan dengan konsultasi dengan dinas terkait di 55 titik penanaman.

Adapun bibit pohon endemik yang dipilih adalah Ketapang yang merupakan jenis pohon tepi pantai yang rindang. Ketapang dapat hidup dimana saja serta memiliki nilai ekonomis dan ekologis dalam pemulihan kawasan hulu sungai.

"Sementara kriteria lokasi pelaksanaan penanaman pohon endemik ini diutamakan area rawan bencana banjir atau longsor di tiap daerah. Namun, untuk beberapa lokasi cabang yang sulit akses, maka akan ditanam pohon yang mudah diperoleh," ujar Yulian.

Penanaman 4.500 pohon endemik yang dilakukan secara serentak di 55 titik tersebar seluruh Indonesia ini mendapat rekor MURI sebagai Penanaman Pohon Sejenis Serentak di Lokasi Terbanyak (Pohon Ketapang). "Kegiatan ini telah mampu dicatat sesuai dengan syarat dan kriteria MURI sebagai pencatat peristiwa-peristiwa superlatif,” kata Awan Rahargo, Senior Manager MURI.

Asal tahu, dalam kurun waktu 10 tahun dari 2011 – Mei 2021, FIFGroup sudah melakukan tanam pohon sebanyak 80.564 pohon. FIFGroup pun berupaya untuk dapat terus berkontribusi secara berkesinambungan dalam menjaga dan memelihara alam serta lingkungan.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)