Indofood Adakan Pendidikan Sarapan Sehat di 11 Kota

Dalam upaya mendukung program Pemerintah yang tertuang dalam UU Nomor 36/2009 tentang pentingnya mewujudkan gizi berimbang, PT Indofood Sukses Makmur Tbk menyelenggarakan Pendidikan Sarapan Sehat dengan tema “Sarapan Sehat dan Jajanan Aman Menuju Generasi Sehat Berprestasi. Hal ini sesuai juga dengan Permenkes Nomor 41/2014 yang mendorong upaya perbaikan gizi melalui pesan Biasakan Sarapan. Kampanye ini ditujukan pada 26.500 anak, guru SD, orang tua, mahasiswa dan dosen di sebelas kota yaitu Tangerang, Bandung, Tasikmalaya, Purwokerto, Wonogiri, Purwodadi, Sragen, Sidoarjo, Gresik, Malang dan Jember.

Kampanye Sarapan Sehat yang diadakan oleh Indofood ini juga dalam rangka Hari Kesehatan Dunia yang jatuh pada 7 April. “Ini merupakan tahun ketiga kampanye ini. Tiap tahun kami menambah kota yang menjadi jangkauan kampanye ini, tahun lalu 10 kota, tahun ini 11 kota,” ujar Stefanus Indrayana, General Manager Corporate Communications Indofood. Ini merupakan upaya perusahaan dalam mendukung kegiatan Pendidikan Sarapan Sehat yang selama ini digaungkan oleh Kemenkes RI, baik melalui produk-produk Indofood maupun edukasi yang sekarang dijalankan di 11 kota tersebut.

Dalam kegiatan ini Indofood menggandeng Pergizi Pangan Indonesia (Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan), yang dipimpin oleh Prof. Dr. Harinsyah agar pesan edukasi dapat dipahami dengan mudah dan diterapkan dengan baik. Salah satunya dengan menyajikan komik menarik dengan tema Ayo Sarapan Sehat! Dan Cakram Alternatif Sarapan Sehat. Organisasi yang sudah berdiri sejak 1973 ini juga menyiapkan materi edukasi menarik tentang prinsip gizi seimbang, cuci tangan sebelum makan, makna dan manfaat sarapan dan tips memilih jajanan aman. Kegiatannya meliputi pelatihan fasilitator dan koki pendidikan sarapan sehat, pelatihan sarapan sehat bagi guru, edukasi sarapan sehat bagi anak sekolah dan orang tua, serta lomba foto dan video di media sosial. “Kampanye ini kami utamakan di second tier city, pilihan kotanya mana saja itu setelah kami diskusikan dengan Pergizi Pangan Indonesia,” ujar Indrayana.

Indrayana menambahkan, kesadaran pentingnya sarapan harus dilakukan terus menerus. Karenanya kampanye ini menjadi agenda Indofood tiap tahun. Diharapkan dengan edukasi gizi yang terus menerus dan contoh penerapan dalam menu sehari-hari bisa memberikan kontribusi nyata bagi perbaikan gizi bangsa. Agar gerakannya sampai, dukungan fasilitator pendidikan sarapan dibutuhkan yang paham juga. Untuk itu pihaknya menggandeng dosen dan mahasiswa Program Studi Gizi dan Boga dari 12 perguruan tinggi yaitu IPB, Universitas Indonesia Esa Unggul Jakarta, Universitas pendidikan Indonesia Bandung, Poltekkes Tasikmalaya, Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Muhammadiyah Semarang, Universitas Darussalam Gontor, Akademi Gizi Surabaya, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Negeri Malang dan Politeknik Negeri Jember.

Editor : Eva Martha Rahayu

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)