Indomaret Sumbangkan Dana Pendidikan ke IDF-MUI

Sinarman Jonatan, Direktur Utama PT Indomarco Prismatama (ketiga dari kiri), saat menyerahkan donasi secara simbolis kepada Ketua IDF MUI, H. Misbahul Ulum, M.Si di Kantor Pusat MUI, Jakarta, disaksikan Menteri Sosial M. Idrus Marham, Ketua Umum MUI, Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin dan Direktur Pengelola PT  Indomarco Prisezmatama, Wiwiek Yusuf

Program Indomaret peduli terus digulirkan. Setelah menggandeng PMI, YPAC, dan lain-lain. Kini PT Indomarco Prismatama -pengelola jaringan Indomaret- menggandeng Islamic Dakwah Fund Majelis Ulama Indonesia (IDF MUI).

IDF sebagai lembaga di bawah MUI bertugas menggali potensi umat melalui Zakat, Infaq, Shadaqah (donasi), rencananya, akan menjalin kerja sama  di bidang pendidikan dengan Indomaret. Melalui program kemitraan pendidikan dibangun laboratorium komputer dan multimedia di 10 lokasi lembaga pendidikan yang disepakati serta kegiatan sosialisasi Islam Wasathiyah (moderat).

Pembangunan laboratorium untuk melatih siswa sehingga menguasai dan lebih terampil dalam mengoperasikan teknologi informasi. Menurut Sinarman Jonatan Direktur Utama PT Indomarco Prismatama, program ini dibiayai dari donasi pelanggan Indomaret periode 1 Februari hingga 30 April 2018 lewat Program Peduli Pendidikan sebesar Rp 2.087.777.645.

Donasi tersebut diserahkan Direktur Utama PT Indomarco Prismatama, Sinarman Jonatan kepada Ketua IDF MUI, H. Misbahul Ulum, M.Si di Kantor Pusat MUI, Jakarta, disaksikan Menteri Sosial M. Idrus Marham, Ketua Umum MUI, Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin dan Marketing Director PT. Indomarco Prismatama, Wiwiek Yusuf serta konsumen Indomaret yang aktif berdonasi (Selasa, 17/7).

Donasi dilakukan baik berupa kembalian belanja maupun sumbangan langsung melalui kasir Indomaret. Sumbangan masyarakat ini bersifat sukarela. Kasir akan menawarkan program donasi dan setelah disetujui konsumen, kasir baru menyetruk nilai sumbangan konsumen sebagai bukti donasi.

Sedangkan sosialisasi Islam moderat dilakukan di  4 zona, Zona Barat, Zona Tengah, Zona Timur dan Zona Pusat yang diselenggarakan oleh MUI Pusat. Sebagai informasi, diantara tugas Majelis Ulama Indonesia adalah menjaga (bangsa) dari segala hal yang negatif serta berupaya untuk meningkatkan taraf ekonomi dan pendidikan bangsa.

Diakui Sinarman, Indomaret jaringan ritel minimarket mempunyai kepedulian yang sama dengan MUI akan kelangsungan generasi penerus bangsa yang berkualitas dan mempunyai karakter mulia sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia. "Mungkin ini bukan satu-satunya dan sekali-kalinya, tapi bisa dilanjutkan dengan program lain dimasa mendatang," kata Sinarman.

Menteri Sosial M. Idrus Marham, dalam sambutannya, sempat mempertanyakan kenapa baru Indomaret dari sekian banyak perusahaan yang ada di Indonesia. "Indomaret bisa menjadi contoh untuk bidang pendidikan," katanya.

Untuk menggerakkan yang lain, rencananya akan diadakan pertemuan yang diinisiasi dari Departemen Sosial dan MUI melalui program-program yang sudah ada dan pola yang akan dilakukan. "Kami akan mengundang pengusaha-pengusaha yang ada," katanya.

Hingga Juni  2018 Indomaret mencapai 15.599 toko tersebar di kota-kota di Jawa, Madura, Bali, Lombok, Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan. Indomaret mudah ditemukan di daerah perumahan, gedung perkantoran dan fasilitas umum karena penempatan lokasi gerai didasarkan pada motto “mudah dan hemat”. "30% dari outlet yang ada merupakan franchise atau dimiliki masyarakat," kata Sinarman.

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)