Intraco Penta Donasikan Rp 600 Juta untuk “RS Tanpa Kelas”

Sebagai salah satu bagian dari kegiatan Corporate Sosial Responsibility (CSR), PT Intraco Penta Tbk (INTA) mendonasikan dana sebesar Rp 660 juta guna mendukung pembangunan Rumah Indonesia Sehat (RIS). RIS merupakan satu‐satunya rumah sakit pertama yang menggunakan konsep rumah sakit tanpa kelas.

Artinya, menerima dan merawat pasien rawat jalan maupun rawat inap dengan satu harga dan satu jenis kelas rawat inap (yang akan disepakati bersama pemerintah dengan standarisasi Rumah Sakit Umum/RSU). Petrus Halim, Presiden Direktur INTA, mengatakan, sasaran RIS adalah masyarakat umum yang ada di wilayah Tangerang Selatan, para pasien yang tergabung dalam Jamkesmas (Jaminan Kesehatan masyarakat), Jamkesda (Jaminan Kesehatan Daerah dan Jamsostek (Jaminan Kesehatan Tenaga Kerja), pasien rujukan dari Puskesmas di wilayah kerja Tangerang Selatan, dan para pasien rujukan dari Balai Pengobatan Indonesia Sehat dan cabang‐cabangnya yang tersebar di daerah Tangerang dan Tangerang Selatan.

Rumah sakit ini akan memberikan pengobatan dengan kualitas yang bagus bagi masyarakat yang kurang mampu. Selain itu, kami juga melihat bahwa Yayasan Transformasi Bangsa sebagai pengelolanya adalah yayasan yang kredibel dan sudah banyak memberikan sumbangsih nyata bagi masyarakat di kawasan Tangerang Selatan. “ jelasnya.

Saat ini proses pembangunan gedung RIS sedang berjalan. Pembangunan tersebut dibagi ke dalam dua tahap. Tahap pertama adalah penyelesaian lantai dasar yang diperkirakan akan rampung pada akhir tahun 2012. Lantai dasar ini akan digunakan sebagai klinik 24 jam yang dapat melayani pemeriksaan rawat jalan, operasi minor, laboratorium, klinik, USG, EKG dan Rontgen. Sedangkan tahap kedua adalah penyelesaian lantai dua dan tiga, yang diperkirakan akan selesai pada akhir tahun 2013.

Petrus menambahkan, selain bidang kesehatan, alokasi dana CSR INTA juga disalurkan dalam beberapa sektor, antara lain sektor pendidikan (pemberian beasiswa di beberapa sekolah/sudah berjalan di SMK Bitung, SMK Brebes dan akan menyusul beberapa sekolah lain), sektor sosial/kepemudaan/olah raga (seperti memberikan bantuan peralatan olah raga, memberikan pembinaan olah raga, dll), sektor keagamaan (memberikan bantuan pembangunan ke rumah ibadah, pengadaan buka puasa bersama dengan masyarakat sekitar, bantuan penyerahaan hewan kurban, dll) dan sektor lingkungan (partisipasi penanaman pohon penghijauan, penyemprotan demam berdarah secara berkala, dll). (Ario Fajar/EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)