Jovee Ajak Milenial Hidup Lebih Sehat

dr. Fala Adinda salah satu tim dokter Jovee (kiri), CEO ITMI dan co-founder Jovee Natali Ardianto (tengah), John Kwari CEO IMI Group (kanan)

Segelas kopi kekinian lebih menjadi pilihan para milenial menghabiskan uangnya. Mereka tidak tahu bahwa dalam segelas kopi yang sedang hits itu mengancam kesehatan mereka. Kurang sadarnya para milenial akan kesehatah dan kualitas asupannya mendorong PT Indopasifik Teknologi Medika Indonesia (ITMI) menghadirkan aplikasi yang
Mendukung gaya hidup sehat.

ITMI meluncurkan aplikasi Jovee, yang menggunakan Data Science untuk memberikan rekomendasi suplemen yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Rekomendasi suplemen bersifat personal sehingga hasil yang didapat tergantung dari jawaban penggunanya.

Dalam paparannya, CEO ITMI dan Co-founder Jovee, Natali Ardianto, mengungkapkan Bad diet (atau konsumsi yang tidak sehat) penyebab kematian terbesar 22%, ini lebih tinggi porsinya dibanding kematian akibat penyakit yang berkaitan dengan rokok 18%.

“Data terserbut berdasarkan data dari Health effects of dietary risks in 195 countries, 1990–2017: a systematic analysis for the Global Burden of Disease Study 2017. Karena dari konsumsi yang tidak sehat mendorong penyakit-penyakit berat seperti jantung dan diabetes,” jelasnya di Jakarta (14/11/2019).

Gaya hidup sehat dibutuhkan agar masyarakat dapat beraktivitas dengan maksimal. Salah satu caranya dengan memenuhi nutrisi tubuh. Kesadaran akan gaya hidup sehat berperan penting untuk hal ini. Tanpa adanya informasi yang cukup mengenai kebutuhan nutrisi, gaya hidup sehat tidak akan tercapai.

“Untuk itulah Jovee hadir, diharapkan masyarakat dapat mengetahui apakah kebutuhan mereka akan nutrisi sudah tercukupi atau belum,” tegas pria Pendiri Tiket.com ini.

Natali menambahkan keunggulan Jovee pada personalisasi, jadi ketika Jovee diformulasikan, ITMI memikirkanbbagaimana memahami kebutuhan kesehatan dari masing-masing orang. “Agar kami dapat memberikan rekomendasi suplemen kesehatan yang tepat bagi tiap orang,” ujarnya.

“Kami bersama dengan John Kwari mendiskusikan bagaimana penggunaan teknologi Data Science di bidang kesehatan sehingga dapat mengumpulkan data yang menghasilkan nilai. Dan pada akhirnya bertujuan untuk menghasilkan produk yang tepat,” tambah Natali.

John Kwari, CEO IMI Group menjelaskan IMI Group merupakan perusahaan investasi yang bergerak khusus di bidang kesehatan sejak tahun 2017. “Ibu saya telah lama membangun bisnis apotek di Kanada. Saya kembali ke Indonesia, ingin mendukung p bisnis apotek Sampai saat jaringan apotek Pharmaplus, jaringan klinik PrimeCare, serta Homecare24, sebuah aplikasi yang membantu masyarakat terhubung dengan perawat lansia dan juru rawat, secara terpadu dan berbasis digital.

Lalu dr. Fala Adinda, tim dokter Jovee, menambahkan peran suplemen dalam mencapai gaya hidup sehat. Menurutnya pola hidup yang seimbang, olahraga yang teratur, serta asupan dari makanan yang bergizi dapat mendukung gaya hidup sehat, sehingga kita mampu melakukan aktivitas dengan baik.

“Apabila pola hidup atau asupan dari makanan belum dapat dipenuhi, maka perlu asupan lain untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh yaitu vitamin dan mineral. Dalam hal ini, suplemen dapat diberikan untuk menambah asupan yang kurang. Namun tentu saja, dibutuhkan pemahaman mengenai kondisi tubuh dan suplemen seperti apa yang dibutuhkan dan seberapa banyak dosisnya,” kata dr. Fala.

Jovee dirancang untuk melengkapi asupan nutrisi sesuai kebutuhan dan kondisi setiap orang. Dengan adanya Jovee, masyarakat akan lebih mudah mengakses informasi mengenai produk suplemen yang cocok bagi mereka. Dengan mengetahui informasi suplemen yang tepat, gaya hidup sehat diharapkan dapat tercapai. Karena pola hidup dan olahraga yang dijalankan setiap orang berbeda, maka kondisi setiap orang tentu tidak akan sama. Kondisi yang berbeda tentu membutuhkan asupan suplemen yang berbeda pula.

“Kami optimistis, Jovee dapat membantu lebih banyak masyarakat untuk hidup sehat dengan memenuhi kebutuhan suplemen yang tepat. Dengan dukungan dari tim dokter dan apoteker Jovee, kami yakin Jovee mampu memberikan rekomendasi yang aman dan sesuai. Masyarakat tidak perlu khawatir, karena suplemen yang kami berikan sudah berlisensi. Kami berharap akan lebih banyak lagi masyarakat yang teredukasi dan merasakan manfaat dengan adanya Jovee,” ujar Natali.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)