Komitmen Danone SN Jaga Aspek Keberlanjutan

Connie Ang, Presiden Direktur Danone SN Indonesia saat meluncurkan Laporan Keberlanjutan 2017-2018. Foto: Vina Anggita

Danone Specialized Nutrition (Danone SN) Indonesia meluncurkan Laporan Berkelanjutan periode 2017-2018. Peluncuran laporan ini dilakukan bersamaan dengan kegiatan kunjungan media dan pemangku kepentingan ke Pabrik Danone SN Indonesia di kawasan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (12/02/2020).

Sustainability Report atau Laporan Keberlanjutan merupakan bentuk laporan yang dilakukan oleh suatu perusahaan dalam rangka mengungkapkan (disclose) atau mengkomunikasikan kepada seluruh pemangku kepentingan mengenai kinerja Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola yang baik perusahaan secara akuntabel.

Connie Ang, Presiden Direktur Danone SN Indonesia, mengatakan, Laporan Keberlanjutan ini menunjukkan bagaimana pihaknya menjaga keberlangsungan berbagai aspek keberlanjutan di setiap proses bisnis hingga berbagai inisiatif sosial ekonomi dan pemberdayaan masyarakat. "Peluncuran laporan ini sangat penting karena kami ingin melaporkan secara transparan apa saja inisiatif kami di bidang keberlanjutan," katanya saat peluncuran Laporan Keberlanjutan.

Dengan Laporan Keberlanjutan, kata Connie, perusahaan dapat menyuarakan kontribusi langsung maupun tidak langsung dari inovasi produk, proses bisnis, hingga program edukasi terhadap masyarakat di sekitar lokasi operasi perusahaan. Connie menyebut, Danone SN menjalankan aktivitas perusahaan dengan menerapkan berbagai aspek berkelanjutan serta menjalankan bisnis yang sejalan dengan perkembangan sosial, ekonomi, dan lingkungan.

"Sebagai perusahaan yang berfokus untuk mengembangkan produk nutrisi berdasarkan riset dan ilmu pengetahuan dan berkontribusi pada kesehatan secara jangka panjang, kami percaya bahwa makanan yang sehat akan tumbuh dari bumi yang sehat pula. Hal ini merupakan refleksi dari misi Danone ‘One Planet One Health’," lanjut Connie.

Laporan Keberlanjutan ini mencakup 6 pilar utama, terdiri dari Riset dan Inovasi, Lingkungan, Pemberdayaan Komunitas, Kepatuhan, Kualitas, serta Karyawan. Laporan ini juga telah disusun mengikuti Pedoman Standar Pelaporan Keberlanjutan (GRI) dengan menampilkan struktur modular yang saling terkait dan mewakili praktik terbaik dalam pelaporan berbagai dampak ekonomi, lingkungan, dan sosial.

Dengan begitu, laporan ini diharapkan dapat mencerminkan langkah-langkah positif yang telah Danone SN ambil dalam setiap pelaksanaan kegiatan operasionalnya yang mengutamakan ketiga aspek keberlanjutan yaitu aspek ekonomi, sosial dan lingkungan. Adapun upaya-upaya yang dilakukan Danone SN untuk mendukung keberlanjutan di antaranya, program edukasi Danone SN seperti kampanye ‘Isi Piringku’ pada lebih dari 7.000 orang tua dan 700 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Tidak hanya kepada komunitas, Danone SN juga memberikan dampak positif kepada karyawannya. Danone SN Indonesia memberikan cuti melahirkan kepada karyawan wanita selama 6 bulan dan 10 hari bagi karyawan pria yang istrinya melahirkan sebagai bentuk dukungan pemberian ASI Eksklusif. Di berbagai kantor dan pabrik Danone SN juga tersedia ruang laktasi dan klinik kesehatan untuk memastikan kesejahteraan ibu dan karyawan yang menyusui.

Dalam berbagai inisiatif yang sudah dilakukan Danone SN Indonesia, perusahaan selalu bermitra dengan pemerintah, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Akademisi dan juga masyarakat.

"Karenanya, penting bagi kami untuk mengkomunikasikan inisiatif sosial, ekonomi dan lingkungan yang sudah kami jalankan kepada publik dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Di masa mendatang, kami berkomitmen untuk menerbitkan laporan keberlanjutan setiap 2 tahun,” tutur Karyanto Wibowo, Sustainability Director Danone Indonesia.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)