London School of Public Relations Mengirim Empat Anak Berkebutuhan Khusus ke Korea Selatan

London School of Public Relations (LSPR),  bekerja sama dengan Korean Cultural Center (KCC), menunjukkan bentuk kepeduliannya terhadap anak-anak berkebutuhan khusus yang salah satu karakteristiknya memiliki kesulitan dalam berkomunikasi, baik verbal maupun non-verbal. Melalui kegian CSR, yaitu London School Center for Autism Awareness (LSCAA), LSPR Jakarta berharap dapat mengomunikasikan autisme kepada masyarakat Indonesia.

LSPR dan KCC menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) yang menyatakan akan mengirimkan perwakilan Indonesia untuk mengikuti Pyeongchang Special Music and Art Festival di Korea Selatan. MoU tersebut ditandatangani oleh Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR-Founder and Director LSPR, dan Rezky Seogi Kim, Director of KCC, Embassy of Republic of Korea, di Jakarta (25/6/14).

Penandatanganan MoU Penandatanganan MoU LSPR dan KCC

"Autism Awareness Festival (AAF) pertama digelar tahun 2008. Setiap tahun pada bulan April LSPR menyelenggarakan AAF. Tahun ini adalah tahun keenam. Kami menyelenggarakan seminar, performance, dan memberikan pengalaman baru untuk orang tua," ujar Prita.

Nota kesepahaman akan diterapkan dengan memberangkatkan empat orang anak berkebutuhan khusus ke Korea Selatan pada tahun ini. Mereka akan tampil pada tanggal 5 - 9 Agustus 2014 di Alpensia Resort, Pyeongchang, Gangwon-do, Korea, untuk menunjukkan bakat mereka dalam memainkan piano dan drum.

Prita  mengatakan, keberhasilan 4 anak ini tidak lepas dari bimbingan orang tuanya, sehingga mempunyai kemampuan yang luar biasa.

20140625_135714

Anak-anak yang berkebutuhan khusus tersebut tidak hanya berkesempatan tampil di hadapan ratusan, bahkan ribuan penonton dari berbagai negara di dunia, tetapi mereka juga akan mendapatkan pelatihan singkat dari pemusik-pemusik profesional dengan kategori musik klasik, pop, dan jazz, baik secara individual maupun secara kelompok.

Prita menambahkan, bahwa konser bagi anak spesial yang diselenggarakan oleh Special Olimpics Korea ini akan memiliki dampak yang baik bagi semua orang. “Masyarakat akan semakin tahu bahwa anak-anak berkebutuhan khusus juga dapat berprestasi dan membawa harum nama Indonesia di dunia Internasional, para orangtua pun akan semakin semangat dan percaya diri dalam mengembangkan talentanya tersebut, dan kami akan mendukung dengan berbagai cara positif,” jelasnya.

"Tentu dengan adanya kerja sama ini, akan membuat persahabatan antara Indonesia dan Korea semakin dekat. Indonesia bisa belajar dengan Korea, dan Korea pun bisa belajar dengan Indonesia," tutup Prita. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)