Mahasiswa Diaspora Indonesia Perbaiki Fasilitas SDN di NTT

Mahasiswa dan mahasiswi diaspora Indonesia di Amerika Serikat yang tergabung dalam organisasi Solar Chapter baru saja menyelesaikan pembangunan fasilitas sanitasi, ruang kreatif, dan merenovasi SDN As Manulea di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelumnya tidak ada fasilitas sanitasi di sekolah yang menjadi tempat menimba ilmu bagi 200 siswa. Segenap siswa dahulu harus membawa jerigen air ke sekolah untuk membersihkan diri usai ke belakang. “Melihat tidak adanya fasilitas sanitasi, kami pun tergerak untuk memprioritaskan pembangunan fasilitas vital tersebut,” ujar Madeleine Setiono yang memimpin proyek Solar Chapter dalam merehabilitasi SDN As Manulea. Dengan adanya toilet dan wastafel, para siswa sekarang dapat fokus bersekolah tanpa harus repot-repot membawa jerigen untuk ke belakang.
Solar Chapter juga membangun sebuah ruang kreatif dari ruang perpustakaan yang sudah lama ditinggalkan dalam kondisi rusak. Ruangan tersebut kini telah direnovasi dan dilengkapi dengan rak buku, meja, dan kursi sehingga para siswa dan siswi kini dapat membaca buku ketika jam istirahat atau sepulang sekolah.
Proyek rehabilitasi SDN As Manulea merupakan proyek kedua Solar Chapter. Sebelumnya organisasi mahasiswa tersebut menyediakan air bersih bagi 700 penduduk di Desa Umutnana, NTT. Bekerja sama dengan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS), Solar Chapter  membangun 16 titik keran umum untuk 140 kepala keluarga dengan total biaya Rp 300 juta.
“Ini kegiatan yang luar biasa dilakukan oleh diaspora muda dalam memberikan kontribusi nyata pada tanah air. Hal ini menunjukkan bahwa segenap komponen diaspora, tua maupun muda, dapat terus memberikan sumbangsih nyata untuk kemajuan tanah air, terutama di daerah-daerah tertinggal,” ujar Herry Utomo, Presiden Indonesian Diaspora Network-United.
Editor : Eva Martha Rahayu
www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)