Manfaat Superqurban Rumah Zakat untuk Pemberdayaan

Sejak tahun 2000, Rumah Zakat meluncurkan program Superqurban sebagai optimalisasi daging qurban dengan memproduksi kornet Superqurban yang didistribusikan sebagai salah satu bahan pangan saat bencana. Kornet ini dapat dikonsumsi langsung untuk masyarakat yang terkena dampak sebuah bencana. Perkembangan kondisi dan kebutuhan membuat Rumah Zakat menambah fokus alokasi pemberdayaan Superqurban.

CEO Rumah Zakat, Nur Efendi dan Relawan Rumah Zakat.

Pemberdayaaan tersebut terbagi menjadi empat kategori utama, di antaranya bantuan bencana dan kemanusiaan, Desa Berdaya, pemberdayaan masyarakat, dan wilayah rawan pangan. Hal ini diinisiasi menjawab kebutuhan secara umum sebagai bentuk bantuan dari Rumah Zakat.

Berbagai kondisi krisis pangan yang diakibatkan oleh bencana maupun beragam konflik kemanusiaan, menjadi prioritas bagi Rumah Zakat untuk mendistribusikan Superqurban.

“Beberapa bencana yang melanda dunia seperti bencana gempa bumi di Nepal (Desember 2015), konflik di Myanmar (Desember 2016 dan Juni 2017), pengungsi Suriah di perbatasan Turki (Mei 2016), hingga kelaparan di Somalia (April, 2017) menjadi sejumlah upaya Rumah Zakat untuk memberikan bantuan di daerah rawan pangan,” ungkap Nur Efendi, CEO Rumah Zakat.

Dalam program Desa Berdaya, Rumah Zakat menargetkan 1.081 Desa Berdaya bisa memperbaiki kondisi sosial masyarakatnya melalu intervensi program pemberdayaan binaan Rumah Zakat. Para Relawan Inspirasi yang menjadi fasilitator Desa Berdaya, mengidentifikasi kebutuhan masyarakat seperti kekurangan gizi, jarangnya konsumsi daging, dan lemahnya kondisi ekonomi. Superqurban menjadi salah satu solusi untuk menanggulangi permasalahan ini. “Selain itu, Rumah Zakat juga melakukan ekspedisi dan kolaborasi program untuk memastikan semakin banyak masyarakat di desa-desa pelosok dan pulau terluar di nusantara mendapatkan asupan makanan berbahan dasar daging,” ujarnya.

Ekspedisi NKRI di koridor Papua bagian selatan bersama TNI Angkatan Darat di Agustus hingga November 2017 ini, akan mendistribusikan 7.500 kornet Superqurban. Selain itu melalui program Kapal Nusantara Berdaya yang diluncurkan pada 25 Juli 2017 lalu, Rumah Zakat juga mendistribusikan ratusan kornet Superqurban untuk masyarakat pulau-pulau di kawasan Maluku Utara. “Tahun 2017, Rumah Zakat meluncurkan inovasi berupa varian olahan daging Qurban menjadi rendang. Kami berharap Superqurban Rendang bisa menambah manfaat Qurban masyarakat Indonesia yang diamanahkan kepada kami,” tambah Nur Efendi, CEO Rumah Zakat.

Sejak Oktober 2016 hingga Juli 2017, Rumah Zakat telah mendistribusikan 217.057 kaleng kornet Superqurban ke berbagai wilayah di Indonesia dan mancanegara. Dengan dukungan donatur, mitra, dan masyarakat Indonesia secara umum, Superqurban varian kornet dan rendang dapat membantu dan memberdayakan semakin banyak warga yang membutuhkan.

 

Editor : Eva Martha Rahayu

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)