Mercedes Benz Fokuskan CSR untuk Pendidikan

Mercedes Benz berkolaborasi dengan Yayasan Intelektual Bangsa Bersatu (YIBB) dan PT Pesona Edukasi (PesonaEdu) melaksanakan program Coorporate Social Responsibility (CSR) di bidang pendidikan, yakni dalam bentuk pemberian fasilitas dan pelatihan terhadap siswa Sekolah Dasar (SD) di desa Cicadas dan Wanaherang, Bogor, Jawa Barat.

1810045mercy-elearning780x390

Acara dengan tema 'Starlight Children for a Brighter Future' yang dihelat di Hotel Borobudur Jakarta, bertujuan utntuk menciptakan proses belajar dan mengajar dengan berbasis e – learning sehingga ke depannya memiliki benefit dalam menyambut era globalisasi seiring dengan kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). 

Dalam program ini, Mercedes-Benz, YIBB dan PesonaEdu menggabungkan kompetensi mereka dalam sebuah kemitraan yang akan menjadi jalan bagi para siswa SD Cicadas dan Wanaherang untuk mendapatkan kesempatan belajar yang lebih.

"Kami berkomitmen untuk berkontribusi dalam pengembangan masyarakat, terutama dalam hal pendidikan di komunitas yang kurang mampu. Kami optimis kemitraan kami akan terbukti membawa hasil yang baik dan akan tetap berkelanjutan,” papar Dr. Claus Weidner,  Presiden dan CEO Mercedes-Benz Indonesia yang juga memberikan apresiasi tinggi terhadap YIBB selaku pengembang kerangka kurikulum program e-learning, dan PesonaEdu yang menyumbangkan perangkat luna (software) e-learning untuk pembelajaran menjadi lebih interaktif dan komprehensif.

Adapun bentuk real program CSR Mercedes Benz ini adalah penyerahan 15 unit komputer serta pelatihan di 10 sekolah dasar yang dipilih.

Dalam pelatihan tersebut juga ditujukan untuk melatih para guru sehingga dapat mengembangkan dan memajukan kualitas pengajaran yang disesuaikan guna menghadapi kemajuan era informasi, komunikasi dan teknologi.

Visi Mercedes-Benz dalam memajukan kualitas pendidikan juga sejalan dengan apa yang diutarakan Bambang Juwono, selaku CEO Pesona Edukasi (Pesona Edu). Ia mengatakan bahwa diperlukan banyak perhatian pada bidang pendidikan dimana perlu adanya dorongan dari sektor swasta dalam bentuk kolaborasi sehingga bisa tercipta sinergi yang strategis.

Sementara itu menurut Bayu Prawira Hie, Ketua Yayasan Intelektual Bangsa bersatu (YIBB), juga menanggapi secara positif inisitif Mercedes-benz tersebut. “Langkah yang diambil Mercedes-benz sangat cemerlang, dan sejalan dengan ide dalam buku yang saya tulis, yakni Revolusi Sistem Pendidikan Nasional dengan Metode e-Learning. Saya berharap kolaborasi ini dapat menjadi percontohan bagi pihak – pihak yang ingin berkontribusi dalam bidang pendidikan,” tandasnya.

Rencana ke depannya, Mercedes-benz masih akan tetap bermitra dengan YIBB dan PesonaEdu untuk melanjutkan program CSR mereka di berbagai wilayah terpencil di Indonesia. “Saat ini kami baru memulainya di Cicadas dan Wanaherang, untuk ke depannya kami akan coba lanjutkan di berbagai region, dimulai dari pulau Jawa terlebih dahulu,” ungkap Weidner kala disinggung soal kelanjutan program CSR. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)