Nutrifood Bantu Sebarkan Bibit-Bibit Pemimpin Muda Indonesia

“Nutrifood ingin berkontribusi tidak hanya di tema kesehatan dan lingkungan, tetapi juga dunia pendidikan. Kami di Nutrifood percaya bahwa bagian dari pendidikan yang perlu dikembangkan di Indonesia adalah tema kepemimpinan,”  kata Mardi Wu, Presiden Direktur PT Nutrifood Indonesia disela acara Nutrifood Leadership Award 2012 yang bertema “Positive Change”. Kepemimpinan dibutuhkan di semua bidang profesi di Indonesia, tidak hanya pada dunia industri, hemat Mardi. Ajang penghargaan Nutrifood Leadership Award (NLA) sendiri sudah berjalan selama enam tahun dan target pesertanya khusus mahasiswa.

Diselenggarakan pertama kali tahun 2006, NLA awalnya bernama Leadership Scholarship dan resmi berganti nama pada tahun 2010 yang lalu. Pada awal pelaksanaannya, NLA sempat menjadi alat rekrutmen bagi Nutrifood Indonesia, namun seiring dengan penguatan tema kepemimpinan itu sendiri, NLA menjadi alat bagi Nutrifood untuk berbagi ilmu kepemimpinan dengan mahasiswa. “Tentu kami tidak menutup kemungkinan jika ada peserta NLA yang tertarik unuk bekerja dengan Nutrifood, tetapi persentasenya relatif tidak besar, karena minat para peserta sendiri beragam dan latar belakang pendidikannya yang belum tentu sesuai dengan yang kami butuhkan.”, imbuh Mardi.

 Rangkaian roadshow Nutrifood Leadership Award 2012 telah diadakan di 4 kota di Indonesia yaitu Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan Jakarta pada bulan Oktober 2012. Dari 1200 formulir yang masuk dan telah mengikuti audisi, dipilih 50 semifinalis yang berhak mengikuti interview di Jakarta lalu menjalani tahapan interview yang lebih mendalam dengan para dewan juri di Jakarta. Berdasarkan seleksi akhir itu, terpilihlah 22 finalis Nutrifood Leadership Award 2012 dari berbagai latar belakang.

Manfaat yang didapat oleh peserta NLA 2012 adalah sertifikat resmi kelas kepemimpinan oleh Nutrifood. Yosea Kurnianto dari Sampoerna School of Education terpilih sebagai pemenang NLA 2012 dan Mochammad Aldis Rusliadi dari Universitas Indonesia terpilih sebagai peserta terfavorit versi juri. Sesuai tema “Positive Change”, kriteria penilaian bagi pemenang adalah prestasi akademik dan nonakademik, pengalaman berorganisasi, essay, dan kualitas kepemimpinan serta perubahan positif yang telah dilakukan.

Nutrifood mengklaim para alumnus dari NLA tersebar baik di perusahaan ataupun LSM, juga berprofesi sebagai entrepreneur maupun social entrepreneur. Namun, sampai saat ini NLA belum menyediakan wadah bagi para alumnus ataupun membentuk komunitas dari NLA. “Sampai sekarang kami mendorong mahasiswa untuk membangun jaringannya sendiri, biasanya jaringan alumnus NLA terbentuk secara informal,” tutur Mardi.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)