Pacific Paint Promosikan Pariwisata di Kota Tual

Untuk  memperingati ulang tahun ke-75, Pacific Paint meresmikan Kampung Merah Putih Desa Kiom, Kota Tual, Maluku Tenggara. Dengan bertemakan 'Sejarah perjuangan Bangsa Indonesia', diharapkan Desa Kiom ini menjadi ikon wisata baru di Kota Tual.

Kota Tual terkenal dengan eksotisme alamnya yang memiliki gugusan pulau- pulau berpasir putih. Yang menarik salah satunya di Pantai Pasir Panjang yang mana termasuk pasir putih terhalus di dunia. Selain itu wilayah ini juga kaya akan rempah-rempahnya.

Melihat potensi ini Pacific Paint ingin mendukung pemerintah untuk mempromosikan wisata di Indonesia.Caranya,  bersinergi dengan Pemda Kota Tual untuk mengembangkan potensi wisata daerah tersebu. Perusahaan cat ini menghadirkan 15 seniman untuk menyulap Desa Kiom yang sebelumnya dikategorikan kampung kumuh, kini menjadi indah dengan pengecatan dan mural. Di dalam kampung, kini sudah terlihat atap-atap rumah berwarna merah dan dinding-dinding bercorak putih yang dihiasi gambar-gambar menarik karya para seniman.

"Kami melihat ada potensi luar biasa di Kota Tual, tidak hanya membuat mural, tetapi kami berpikir bagaimana masyarakat di sini bisa bergerak dan menghidupkan kampung  sebagai tempat wisata,"ujarnya saat peresmian Kampung Merah Putih Desa Kiom, Tual, Maluku Tenggara, pekan lalu.

Ia berharap, dengan hadirnya wajah baru kampung ini yang terdiri dari 5 RT atau 174 KK ini bisa menjadi daya tarik wisatawan datang ke daerah tersebut untuk melakukan swafoto dan timbul interaksi antara wisatawan dengan warga setempat.

"Ini adalah titik awal. Mungkin jadi destinasi wisata. Ketika jadi destinasi, orang akan datang. Pada saat itu terjadi, masyarakat akan semakin hidup. Sehingga nantinya masyarakat bisa hidup mandiri, " lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Walikota Tual, Adam Rahayan berharap dengan merehabilitasi rumah kumuh di Desa Kiom menjadi rumah layak huni, akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi di Tual. " Saya yakin kampung ini akan menjadi idaman, nyaman untuk dihuni. Ke depan kami anggarkan reklmasi pantai di sekitar Desa Kiom, sehingga nanti bisa membuat tempat kuliner, pusat oleh-oleh, konser-konser dan lainnya," jelasnya.

 

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)